Bukan Sekadar Bantuan, Bupati Bojonegoro Sebut Keberhasilan Penuntasan Kemiskinan Adalah Perubahan Mindset dan Naik Kelas Ekonomi

- Admin

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Strategi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mengelola kemiskinan kini menjadi sorotan positif.

Tidak hanya sukses menciptakan aplikasi Gayatri yang mulai diadopsi berbagai kabupaten di Jawa Timur,

Bojonegoro juga dinilai berhasil mengubah pola pikir warga miskin dari penerima bantuan menjadi pelaku ekonomi mandiri. Bojonegoro Hari Jumat 30/1/2026 Provinsi Jawa timur.

Saat ini, Pemkab sedang menuntaskan verifikasi faktual terhadap sekitar 54 ribu warga melalui penempelan stiker. Targetnya, sinkronisasi data dari Damisda ke Data Sen akan rampung dalam satu bulan ini.

Baca Juga:  Bersama Forkompimda, Bupati Bojonegoro berangkatkan Parade Oklik 2025

Menurut Setyo Wahono Bupati Bojonegoro, indikator kesuksesan program seperti hibah domba dan budidaya lele tidak dilihat dari seberapa banyak bantuan yang tersalurkan, melainkan dari pergerakan kesejahteraan warga.

“Agar kita bisa evaluasi dari desil satu sampai desil 10. Kita evaluasi, apa yang kita berikan ke masyarakat bisa tepat sasaran,” jelas Bupati.

Program pemberdayaan seperti ternak domba dengan skema korporasi dan budidaya lele skala rumah tangga dirancang sebagai stimulan. Tujuannya agar warga tidak terus-menerus bergantung pada bantuan pemerintah, melainkan mampu mengelola aset yang diberikan untuk menjadi sumber penghasilan tetap.

Baca Juga:  Menyambung Lidah Rakyat: Sigit Kushariyanto Kawal Isu Abrasi hingga Kesehatan Lansia di Reses Bojonegoro

Keberhasilan Bojonegoro dalam memadukan validasi data yang ketat (stikerisasi) dengan pembangunan mentalitas mandiri ini diakui telah menginspirasi daerah lain.

“Hari ini saya mendengar ada beberapa kabupaten di Jawa Timur mengikuti program kita dalam mengentaskan kemiskinan, salah satunya Gayatri ini,” tambah Bupati.

Tambahnya, Dengan kombinasi data yang akurat, pengawasan lapangan yang nyata, dan fokus pada perubahan pola pikir masyarakat, Bojonegoro optimis angka kemiskinan ekstrem akan terus merosot secara berkelanjutan.

Saat disinggung mengenai parameter keberhasilan program-program tersebut, Bupati memberikan jawaban filosofis sekaligus teknis,

Baca Juga:  Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik

“Alat ukurnya satu; naik dari desil satu ke desil dua. Yang kedua, sudah mindset ke mandiri. Itu yang penting, membangun mindset juga membangun ekonomi,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru