BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Suasana khidmat menyelimuti SDN Tanjungharjo IV, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, dalam acara pentas seni dan pelepasan siswa kelas 6 serta murid TK B, Sabtu (13/6/2026).
Sekolah dasar yang kini terintegrasi dengan PAUD Aster dan TK PKK II Tanjungharjo ini menggelar perpisahan dengan konsep “Modern-Agamis”.
Panggung terbuka yang dihiasi dekorasi bernuansa hijau-putih dengan aksen gunungan wayang khas budaya Jawa menambah keunikan prosesi tersebut.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 10 anak TK dan seluruh siswa kelas 6 yang telah dinyatakan lulus. Momen perpisahan ditandai dengan prosesi pengalungan samir oleh Kepala Sekolah SDN Tanjungharjo IV, Arif Wibowo, kepada para siswa.
Modernisasi yang diusung pihak sekolah mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Komite Sekolah, M Budiyono. Ia menyoroti terobosan Arif Wibowo dalam menghadirkan sistem absensi dan ujian berbasis digital.
“Lambat laun, SDN Tanjungharjo IV ini bertransformasi layaknya sekolah di perkotaan. Pendidikan agamanya kuat, dan dari sisi teknis, absensi serta ujian sudah terdigitalisasi. Jadi, warga tidak perlu jauh-jauh menyekolahkan anaknya ke kota,” puji M Budiyono dalam sambutannya selaku ketua komite.
Dukungan penuh terhadap kemajuan sekolah juga disampaikan oleh Kepala Desa Tanjungharjo, Suyono. Ia menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak di desa tersebut dapat menempuh pendidikan minimal hingga tingkat SLTA tanpa terkendala biaya.
“Soal sekolah, jangan takut terkait biaya. Yang terpenting adalah tekad anaknya. Biasanya, anak yang nakal dan kreatif justru cerdas dan berpotensi sukses. Jadi, kalau ada anak yang nakal, jangan malah putus sekolah. Selama masih ada saya, jangan takut untuk melanjutkan pendidikan,” tegas Suyono.
Ia juga berpesan kepada para orang tua agar senantiasa membangun komunikasi dua arah dengan pihak sekolah guna memantau perkembangan dan menyelesaikan persoalan anak.
Menanggapi dukungan tersebut, Kepala Sekolah Arif Wibowo menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, komite, dan wali murid atas sinergi yang terbangun. Ia juga memohon maaf jika selama proses belajar-mengajar masih terdapat kekurangan dalam pelayanan.
“Terima kasih kepada Kepala Desa atas dukungannya dalam pengembangan fasilitas di SDN Tanjungharjo, TK, dan PAUD. Semoga ke depan sekolah kami semakin baik,” ujar Arif.
Arif, yang berdomisili di Sumberjo dan pernah bertugas di Kecamatan Ngasem, turut menjamin kualitas tenaga pendidik di sekolahnya. Ia menegaskan bahwa para guru di SDN Tanjungharjo IV telah memiliki sertifikasi resmi sesuai dengan kurikulum yang diterapkan.
“Orang tua tidak perlu ragu. Kami menjamin guru-guru di sini memiliki sertifikasi yang mumpuni untuk mengajar di kelasnya masing-masing,” tambahnya.
Acara yang turut dihadiri oleh Pengawas SD Wilayah Kecamatan Kapas dan seluruh wali murid tersebut diakhiri dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustazah Muszdalifah, S.Pd.I., pengasuh pondok pesantren dari Tuban (Bumi Wali), memberikan pesan penutup yang menyejukkan bagi para hadirin.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















