Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya

- Admin

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Senin (18/5/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang Komisi C secara khusus menyoroti capaian serapan anggaran belanja tahun 2026 yang hingga pertengahan Mei baru menyentuh angka 26,84 persen.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, S.Pd., MH, didampingi sejumlah anggota komisi, antara lain Diana Hargianti, SE, Suprapto, Mochlasin Afan, SH., MH, Moch. Choirul Anam, S.Pd., M.AP, Drs. Sumari, MM, dan Siti Robi’ah, S.Pd.

Sementara dari pihak eksekutif, hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mutadlo, beserta lima orang jajarannya.

Ketua Komisi C, Ahmad Supriyanto menyatakan, dari total pagu anggaran Dinas Pendidikan yang fantastis mencapai kisaran Rp1,2 triliun, realisasi belanja saat ini baru menyentuh nominal sekitar Rp338 miliar.

Baca Juga:  Sebanyak 62 Kades Terpilih di Probolinggo Bakal Dilantik Awal Agustus

“Per tanggal 18 Mei, serapan anggaran belanja di Dinas Pendidikan sudah mencapai 26,84 persen. Kalau dinominalkan dari pagu sekitar Rp1,2 triliun, realisasinya sudah sekitar Rp338 miliar,” ujar Ahmad Supriyanto selepas rapat.

Meskipun serapan baru seperempat jalan, Ahmad Supriyanto menjelaskan bahwa sejumlah program prioritas kepala daerah terpantau masih berjalan sesuai tahapan yang direncanakan (on the track).

Program-program tersebut di antaranya adalah jaminan satu siswa satu laptop, beasiswa sekolah unggulan, hingga program penguatan mata pelajaran Bahasa Inggris.

“Semuanya masih on the track karena sebelum diimplementasikan dilakukan kajian-kajian terlebih dahulu,” jelas politisi senior tersebut.

Lanjutnya lelaki yang akrab di panggil mas pri tersebut, Kendati program digitalisasi dan beasiswa berjalan sesuai jadwal, Komisi C memberikan penekanan serius pada progres pembangunan sarana dan prasarana fisik pendidikan yang dinilai harus terus dipercepat.

Baca Juga:  Bersama DPRD, Pemkab Bojonegoro Bentuk Panitia Khusus Dana Abadi Pendidikan

Menurutnya, berdasarkan data evaluasi, hingga akhir tahun 2025 kemarin, tercatat masih ada 795 ruang kelas di Kabupaten Bojonegoro yang dalam kondisi rusak dan membutuhkan penanganan darurat.

Pada tahun anggaran 2026 ini, Dinas Pendidikan baru mengalokasikan penanganan baik pembangunan ulang maupun rehabilitasi untuk 213 ruang kelas. Dengan intervensi tersebut, maka sisa ruang kelas yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) berat untuk segera diselesaikan adalah sebanyak 175 ruang.

Imbuh ketua Komisi C menegaskan, bahwa kualitas mutu pendidikan di Bojonegoro wajib ditopang oleh infrastruktur gedung yang aman dan memadai. Kemegahan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro secara moral harus tercermin pada kelayakan sekolah tempat anak-anak belajar.

Baca Juga:  Waduk Pacal dan Embung Tersier Pacal Dangkal, Bojonegoro Desak BBWS Turun Tangan

“Lembaga pendidikan di Bojonegoro ini sebenarnya sudah cukup baik. Tinggal infrastrukturnya yang harus diperhatikan. Jangan sampai kondisi infrastruktur berbeda jauh dengan besarnya APBD yang dimiliki Bojonegoro,” tegas Ahmad Supriyanto.

Selain mendesak perbaikan ruang kelas SD, Komisi C juga menaruh perhatian pada kondisi fisik bangunan sekolah di tingkat SMP.

Legislatif meminta Dinas Pendidikan untuk melakukan validasi dan pengecekan data di lapangan secara objektif tanpa ada yang ditutup-tutupi. Langkah ini dinilai penting agar formulasi solusi yang diambil pemerintah daerah nantinya tidak salah sasaran.

“Kami meminta data terkait infrastruktur SMP dicek kembali secara objektif, sehingga langkah-langkah dan solusi yang disiapkan benar-benar sesuai kondisi di lapangan,” pungkasnya.

Penulis : Taqim

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:48 WIB

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Jumat, 11 September 2026 - 22:17 WIB

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro

Selasa, 8 September 2026 - 10:23 WIB

Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:12 WIB

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru

Mimi Owner SRJ Rogojampi

Daerah

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:48 WIB