Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro

- Admin

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pejabat teras Bojonegoro Bupati dan wakil bupati Bojonegoro,Di dalam hari idul adha Tahun ini, Bupati H. Setyo Wahono dan Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, turut menunaikan Shalat Idul Adha bersama masyarakat di dua tempat yang berbeda. Rabu 27/5/2026.

Kalau Bupati H.Setyo Wahono di Masjid Darusalam Bojonegoro, sedangkan Wakil Bupati di Masjid Babussofa.

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati menjadi wujud kedekatan pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan di hari raya kurban.

Dalam sambutan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H sebagai sarana meningkatkan ketakwaan, menumbuhkan keikhlasan berkorban, serta memperkuat kepedulian sosial dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Disediakan Pemerintah, Penampungan Air di Taman Wiyata Bahari Sampang Hilang Dicuri

Hal tersebut disampaikan Bupati Bojonegoro dalam sambutannya pada pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 H/2026 M yang digelar pada Rabu (27/05) di masjid Darussalam Bojonegoro.

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh jamaah untuk meneladani keteguhan, kesabaran, dan komitmen Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam dalam menegakkan tauhid serta menjalankan perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Setiap momen Idul Adha kita diingatkan kembali akan keteladanan Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam, pribadi teladan dalam hal kesabaran, keteguhan, semangat mencari kebenaran, serta komitmen dalam menegakkan kebenaran dan tauhid,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai perayaan ibadah kurban, namun juga momentum refleksi untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, keluarga, dan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga:  Diskominfo Sumenep Gelar Fasilitasi Tinjauan Lapangan Implementasi Smart City

Keteladanan Nabi Ibrahim dalam mendidik Nabi Ismail dengan nilai tauhid dan ketaatan menjadi pelajaran penting dalam membangun generasi yang berakhlak dan berkarakter.

Bupati menjelaskan, kisah pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengandung makna mendalam tentang keikhlasan dalam mendahulukan kehendak Allah di atas kepentingan pribadi.

Nilai tersebut dinilai relevan dalam kehidupan masyarakat saat ini, terutama dalam membangun semangat kebersamaan dan gotong royong.

Pada kesempatan itu, Bupati Setyo Wahono menyampaikan tiga pesan utama kepada masyarakat dalam memaknai Idul Adha.

Pertama, meningkatkan ketakwaan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Kedua, meneladani keikhlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Ketiga, memperkuat kepedulian sosial dan persaudaraan antar sesama.

Baca Juga:  Jelang Re-Akreditasi, Puskesmas Camplong Sampang Galang Komitmen Bersama Tingkatkan Mutu Pelayanan

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan sumber daya manusia Bojonegoro yang berkualitas, unggul, berbudaya, berakhlak, dan bahagia sebagai fondasi menuju Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunaikan ibadah kurban serta terus mendukung pembangunan di Kabupaten Bojonegoro.

“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala selalu meridhoi langkah kita bersama,” pungkasnya.

Sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi pada momentum Idul Adha 1447 H, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro turut mempersembahkan dua ekor sapi kurban yang disalurkan di Masjid Darussalam Bojonegoro serta Masjid Al-Hasan, Dusun Ngampon, Desa Jumok, Kecamatan Ngraho.

Penulis : Taqim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 12:26 WIB

HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang

Minggu, 20 September 2026 - 13:57 WIB

Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning

Berita Terbaru