Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan

- Admin

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

i

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Timur dijadwalkan akan memeriksa para terdakwa perkara dugaan korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep pekan depan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah majelis hakim mendengarkan keterangan saksi ahli dalam sidang yang digelar Kamis (11/6/2026) kemarin.

Tahapan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian proses pembuktian kasus yang menyita perhatian publik Sumenep karena berkaitan dengan program bantuan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Sumenep, Endro Riski Erlazuardi, SH., MH., membenarkan bahwa setelah pemeriksaan saksi ahli selesai, persidangan akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan para terdakwa.

“Agenda berikutnya adalah pemeriksaan terdakwa yang dijadwalkan pada sidang pekan depan,” kata Endro saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).

Menurut Endro, sidang yang berlangsung pada Kamis kemarin merupakan bagian dari tahapan pembuktian yang dilakukan setelah majelis hakim menyelesaikan pemeriksaan saksi fakta dalam jumlah yang cukup banyak.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Segera Bentuk Pansus BSPS

Ia menjelaskan, saksi fakta yang telah dihadirkan sebelumnya berasal dari berbagai unsur yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan program BSPS di lapangan, mulai dari kepala desa, pemilik toko material bangunan hingga pendamping program.

“Sidang saksi ahli kemarin merupakan bagian dari proses pengumpulan dan pendalaman keterangan setelah sebelumnya majelis hakim mendengarkan keterangan saksi fakta yang jumlahnya cukup banyak, terdiri dari kepala desa, pemilik toko material dan pendamping,” ujarnya.

Pemeriksaan saksi ahli dinilai penting karena menjadi salah satu instrumen bagi majelis hakim untuk memperoleh penjelasan akademis maupun teknis terkait aspek hukum, administrasi dan mekanisme pelaksanaan program BSPS yang menjadi objek perkara.

Dengan selesainya agenda tersebut, fokus persidangan kini beralih pada keterangan para terdakwa. Dalam tahap ini, para terdakwa akan diberikan kesempatan menjelaskan berbagai fakta yang terungkap selama proses persidangan, termasuk menanggapi keterangan para saksi dan alat bukti yang telah diajukan oleh jaksa penuntut umum.

Baca Juga:  Lima Terdakwa Kasus Korupsi BSPS di Sumenep Hadapi Replik dan Vonis Awal Agustus

Perkara dugaan korupsi BSPS Sumenep sendiri menjadi salah satu kasus yang mendapatkan perhatian luas dari masyarakat. Selain menyangkut penggunaan anggaran negara, kasus tersebut juga berkaitan dengan program pemerintah yang ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh hunian layak.

Selama beberapa bulan terakhir, jalannya persidangan telah menghadirkan ratusan saksi dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep. Keterangan para saksi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mengungkap dugaan penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan program BSPS.

Pengadilan Tipikor Jawa Timur kini memasuki fase krusial untuk menguji secara langsung keterangan para terdakwa. Hasil pemeriksaan tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu dasar penting bagi majelis hakim dalam menilai konstruksi perkara sebelum memasuki tahapan tuntutan dan putusan.

Baca Juga:  Terus Lakukan Pengawasan Hasil Produk Tembakau, KPPBC Madura Sikat Rokok Ilegal

Kejaksaan Negeri Sumenep memastikan akan terus mengikuti seluruh proses persidangan hingga perkara tersebut memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap.

Perkembangan sidang pekan depan diprediksi akan menjadi perhatian publik, mengingat pemeriksaan terdakwa merupakan momentum penting untuk mengungkap secara lebih rinci peran masing-masing pihak dalam perkara yang diduga merugikan keuangan negara tersebut.

Seperti diketahui, dalam kasus korupsi BSPS Sumenep sebesar Rp 26,8 miliar itu, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur telah memahan 6 orang tersangka masing-masing, RP, selaku Koordinator Kabupaten BSPS. AAS, WM, dan HW, yang merupakan Tenaga Fasilitator Lapangan. Lalu, NLA.

Terakhir pada Januari 2026 Kejati juga menahan AHS, yang merupaka Tenaga Ahli Anggota DPR RI yang merupakan tersangka baru.

Penulis : Arif

Editor : Putri

Berita Terkait

Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Polda Jatim Ungkap Arisan Online Fiktif, Transaksi Capai Rp 71 Miliar
Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Emas Online, Korban Rugi Rp 3,7 Miliar
Lima Terdakwa Kasus Korupsi BSPS di Sumenep Hadapi Replik dan Vonis Awal Agustus
Suaminya Indehoy di Kamar Kos Bersama Perempuan Lain, Warga Sumenep Lapor Polisi
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penyelundupan Gading Gajah Bermodus Jemaah Umrah
Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara
Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Percobaan Pembunuhan dan Kekerasan Pada Istri Siri

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Senin, 21 September 2026 - 12:26 WIB

HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang

Minggu, 20 September 2026 - 13:57 WIB

Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning

Berita Terbaru