BOJONEGORO SUARABANGSA.co.id – Peta kepemimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Bojonegoro resmi memasuki babak baru. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB menetapkan H. Fauzan Fuadi, S.I.Kom., M.Med.Kom., sebagai Ketua Definitif DPC PKB Bojonegoro periode 2026–2031 melalui rapat sosialisasi daring, Kamis (11/6/2026).
Langkah taktis penunjukan legislator Daerah Pemilihan (Dapil) IX Jawa Timur (Bojonegoro-Tuban) ini beriringan dengan tantangan besar pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024. Melalui putusan tersebut, MK resmi mengubah skema Pemilu Serentak mulai tahun 2029 dengan memisahkan Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah (Lokal).
Dengan demikian, sistem “Pemilu 5 Kotak” resmi dihapus. Pemilu Daerah termasuk pemilihan anggota DPRD Kabupaten dan Kepala Daerah baru akan digelar minimal dua tahun setelah Pemilu Nasional.
Pemisahan ini diputuskan MK untuk memperkuat pelembagaan partai politik sekaligus mengikis pragmatisme transaksional akibat jadwal pemilu yang berimpit.
Menjawab tantangan constitutional engineering tersebut, Fauzan Fuadi bergerak cepat dengan mengarsiteki formasi kepengurusan baru yang mengandalkan energi segar.
Fauzan menegaskan, strategi taktis DPC PKB Bojonegoro ke depan adalah melakukan rekonsiliasi potensi lokal melalui injeksi kader-kader muda ke dalam struktur partai. Langkah ini menjadi jawaban langsung atas spirit Putusan MK yang menuntut partai politik memiliki waktu kaderisasi yang ideal dan berfokus pada isu-isu lokal yang mendalam.
Pria yang akrab disapa Gus Fauzan ini menegaskan bahwa apa pun sistem yang diterapkan, mesin partai PKB Bojonegoro dipastikan siap tempur.
Saat disinggung mengenai kesiapan struktur daerah terhadap perubahan regulasi Pemilu 2029 yang memisahkan fokus isu daerah dari narasi politik pusat, ia memberikan respons taktis.
Ia memastikan instruksi dari jajaran pusat sudah sangat jelas, yakni agar pengurus di tingkat cabang segera mematangkan mesin politiknya secara adaptif.
“Memang sudah ada UU Pemilu yang baru? Namun, sistem apa pun, DPP PKB mengajak kami di DPC untuk selalu siap,” cetus Fauzan yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur ini.
Dengan nakhoda baru dan komitmen kolaborasi lintas generasi, PKB Bojonegoro membawa spirit penguatan internal demi kemaslahatan masyarakat luas.
“Tambah solid, tambah kompak, tambah berkah, dan tambah manfaat untuk umat,” pungkasnya.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















