Prioritaskan Lansia, 200 Pengayuh Becak di Bojonegoro Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden

- Admin

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dalam menyalurkan bantuan becak listrik bagi para pengayuh becak di Bojonegoro, Program ini merupakan bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Welly Fritama, menjelaskan bahwa peran pemerintah daerah dalam program ini adalah melakukan pendataan calon penerima manfaat melalui para camat di seluruh wilayah Bojonegoro.

“Data kami himpun melalui para camat. Dari hasil pendataan, ditetapkan sebanyak 200 pengayuh becak sebagai penerima bantuan pada tahun ini,” ujar Welly saat memberikan keterangan kepada media Suara bangsa.

Baca Juga:  Menguak "Tanah Celengan" di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD "Buang Badan" terkait kasus Belun

Lebih lanjut, Dalam proses seleksi Welly menekankan, bahwa pihaknya memberi pemberitahuan ke para camat untuk memprioritaskan pengayuh becak yang telah lanjut usia, khususnya yang berusia di atas 55 tahun.

Imbuhnya,Kebijakan ini diambil oleh Bupati Bojonegoro untuk meringankan beban fisik para pengayuh becak dalam mencari nafkah.
“Tujuan utamanya agar mereka bisa bekerja dengan lebih ringan, aman, dan nyaman. Mengingat usia mereka yang sudah tidak muda lagi, teknologi listrik ini sangat membantu mengurangi kelelahan fisik,” tambahnya.

Pemkab Bojonegoro mendistribusikan Merata hingga Kecamatan
Bantuan sebanyak 200 unit ini tidak hanya berpusat di wilayah perkotaan, namun tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga:  SHGB Dipersoalkan Desa, Ahli waris Wadul ke DPRD Bojonegoro

Langkah ini diambil mengingat data Dishub mencatat total terdapat sekitar 822 pengayuh becak di seluruh kabupaten.

Terkait operasional di lapangan, Welly menegaskan tidak ada perubahan aturan mengenai lokasi operasional bagi para penerima manfaat.

“Para pengayuh becak tetap diperbolehkan mangkal di tempat biasa mereka beroperasi. Tidak ada pengaturan khusus atau relokasi dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Sebelum unit diserahkan, para penerima manfaat telah dibekali pelatihan teknis mengendarai becak listrik oleh Yayasan GSN.

Proses pengiriman unit dari Jakarta menuju Bojonegoro pun dilakukan dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian untuk memastikan bantuan sampai dengan aman.

Baca Juga:  DPC Gerindra Bojonegoro Usung Calon Bupati Dari unsur Relawan Prabowo-Gibran

Program ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan jasa becak, khususnya di titik-titik strategis seperti stasiun, terminal, dan pusat kegiatan ekonomi, sehingga mampu mendongkrak kesejahteraan para pengayuh becak serta mendukung sektor UMKM di Bojonegoro.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru