Tanggapi Keluhan Pokdarwis, Disporapar Pamekasan: Kami Tak Bisa Berbuat

- Admin

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id — Menanggapi keluh kesah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) terkait wisata Talang Siring yang terletak di Dusun Talang, Desa Montok, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, begini kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Raden Zahrie.

Menurutnya, apa yang dikeluhkan oleh Pokdarwis selama ini juga sama dirasakan oleh pihaknya, karena pada faktanya Pemkab Pamekasan dalam hal ini Dinas Porapar tidak bisa berbuat apa-apa untuk merenovasi wisata talang siring tersebut.

Pasalnya minimnya anggaran yang hanya 20 juta tidak cukup untuk merenovasi atau bahkan merombak total wisata talang siring khususnya di wisata mangrovenya, karena untuk merenovasi wisata mangrove tersebut pihaknya membutuhkan anggaran ratusan juta.

Baca Juga:  Puskesmas Pademawu Pamekasan Vaksin Ratusan Nakes Dosis Kedua

“Apalagi, dengan adanya Instruksi Presiden (Inpres) terkait efisiensi maka akan semakin sedikit kedepannya untuk anggaran,” kata Zahrie, Rabu (07/05/2025).

Sebenarnya wisata talang siring tersebut bukan milik pribadi Pemkab saja karena ini merupakan mitra, tetapi milik desa dan juga Pokdarwis, jadi menurut Zahrie ini merupakan tanggung jawab bersama-sama.

“Kalau seandainya mereka ada dana alangkah baiknya diperbaiki dulu, atau ada pihak dari luar pemkab yang mau membantu, kalau dari pihak kami sangat tidak mungkin untuk memperbaikinya apalagi saat ini ditengah efisiensi,” ucapnya.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Hadiri Launching Aplikasi Cak Tejo

Disinggung soal apakah ada pengajuan bantuan ke pusat atau Kemenpar, Zahrie mengatakan pihaknya bahkan tahun-tahun sebelumnya sudah mengajukan proposal ke pusat.

Akan tetapi, hingga saat ini pihaknya hanya bisa menunggu, karena kondisinya di pusat sama, anggaran utama mereka dialihkan sementara ke destinasti wisata premium dan super premium seperti Bromo dan kawah ijen.

“Intinya pemkab tidak bisa membantu untuk saat ini, mungkin hanya perbaikan-perbaikan kecil saja yang bisa kita lakukan,” paparnya.

Penulis : Wiwin

Editor : Putri

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB