Bupati Bojonegoro Lantik Kades, Berharap Perangkat Desa Tidak menghambat Kades Baru

- Admin

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Empat kepala desa di Kabupaten Bojonegoro resmi dilantik untuk melanjutkan sisa masa jabatan periode 2019-2027. Pelantikan ini digelar di Pendopo Malowopati, Bojonegoro, dengan tujuan memastikan kesinambungan pemerintahan desa.

Keempat kepala desa yang dilantik adalah Meyke Lelyanasari (Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro), Drs. Singguh Triwibanu (Kapas, Kecamatan Kapas), Ahmad Ghozali (Bulaklo, Kecamatan Balen), dan Dwi Qomariyah (Jumok, Kecamatan Ngraho).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Hj. Nurul Azizah, dan dihadiri oleh anggota DPRD, jajaran Forkopimda, camat, kapolsek, dan danramil, serta perangkat desa dan keluarga para kepala desa.

Di hadapan para tamu undangan, keempat kepala desa yang baru dilantik mengucapkan sumpah jabatan sebagai peneguhan komitmen mereka untuk menjaga amanah, melayani masyarakat, serta mengayomi seluruh warga tanpa kecuali.

Baca Juga:  Jembatan Maut Desa Grebegan Bojonegoro Sudah Dianggarkan

Dengan mengangkat tangan kanan, mereka mengucapkan sumpah jabatan dengan khidmat, menandai awal kepemimpinan mereka dalam memimpin desa masing-masing. Acara ini disaksikan oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Hj. Nurul Azizah, dan para pejabat lainnya.

Dalam sambutan nya Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono mengatakan, Sumpah jabatan ini menjadi peneguhan komitmen keempat kepala desa untuk bekerja keras dan bertanggung jawab dalam memimpin desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dan Bupati juga meminta kepada perangkat desa Kades yang baru di Lantik ini jangan di hambat, karena banyak hal-hal pekerjaan yang harus diselesaikan.

Baca Juga:  Bahas Tentang Hutan, Bupati Bojonegoro Temui ADM Bojonegoro dan Tuban

“Pelantikan ini bertujuan untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan,jadi saya mohon untuk perangkat desa, kades yang baru ini jangan dihambat” Pesan Bupati Bojonegoro.

Tambah Bupati Bojonegoro, Jadi Kepala Desa Bukan Sekadar Perintah, Tapi Soal Ngopeni.

Dalam cerita Bupati Setyo Wahono mengenang masa lalunya sebagai anak kepala desa.Ia menceritakan bagaimana ayahnya, yang juga seorang kepala desa, selalu siap membantu warga desa, tidak mengenal jam pelayanan, dan tidak ada hari libur.

“Jadi kepala desa itu bukan soal perintah, tapi soal ngopeni,” kata Bupati, mengulang pesan ayahnya. Ia menekankan bahwa kepala desa harus hadir, bekerja, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Ajak Emak-Emak Senam Bersama, Sambil Sosialisasi Program MP ASI

Bupati juga berpesan agar para kepala desa terlantik segera bekerja, menyusun program yang pro-rakyat, serta membangun tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Ini jabatan 24 jam,Tengah malam pun tetap kepala desa harus siap. Nungu Di rumah pun tetap kepala desa, kepala desa harus siap.”ungkapnya.

Diakhir cerita H ,Setyo Wahono, mengucapkan selamat kepada empat kepala desa yang baru dilantik, yaitu Meyke Lelyanasari (Sukorejo), Drs. Singguh Triwibanu (Kapas), Ahmad Ghozali (Bulaklo), dan Dwi Qomariyah (Jumok). Ia berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru