Warga Rasakan Manfaat Nyata Pembangunan jalan di Dayu Kidul Bojonegoro

- Admin

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Desa Dayukidul, Kecamatan Kedungadem, terus mengupayakan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, khususnya pada proyek jalan desa yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian dan pengujian teknis.

Kepala Desa Dayukidul, Siti Mutma’inah, S.Pd, menyampaikan bahwa pembangunan jalan tidak hanya berfokus pada penyelesaian fisik, tetapi juga memperhatikan aspek teknis agar hasilnya dapat bertahan lama dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, dalam pekerjaan konstruksi beton terdapat tahapan perawatan atau curing yang harus dilalui. Proses ini menjadi bagian penting untuk memastikan kekuatan dan daya tahan jalan setelah selesai dibangun.

“Dalam pekerjaan beton, ada masa perawatan yang memang harus dijalani. Itu bagian dari standar teknis agar hasilnya maksimal dan tidak mudah rusak,” ujarnya.

Baca Juga:  Peran Pemuda dalam Musrenbang Tematik Bojonegoro 2026 sangat Diharapkan Pemkab

Selain itu, di lapangan juga telah dilakukan uji mutu beton melalui metode core drill. Proses ini dilakukan dengan mengambil sampel beton untuk diuji lebih lanjut guna memastikan kekuatan dan kualitas konstruksi sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan.

Tahapan pengujian tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga pada pengendalian kualitas hasil akhir sebelum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Siti Mutma’inah mengungkapkan bahwa pembangunan jalan rigid beton ini merupakan harapan lama masyarakat Desa Dayukidul yang kini mulai terwujud.

“Jalan rigid seperti ini memang yang selama ini diinginkan dan diimpikan warga Dayukidul. Alhamdulillah sekarang sudah bisa terwujud,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas dukungan program pembangunan yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

Baca Juga:  Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Aengsareh Sampang Terbakar

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Bojonegoro atas program bantuan keuangan desa yang telah disalurkan. Ini sangat membantu desa dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, pembangunan jalan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengaku keberadaan jalan yang sedang dibangun itu sudah mulai memberikan dampak nyata terhadap aktivitas sehari-hari.

Salah satu warga menyebutkan, kondisi jalan yang sebelumnya kurang layak kini jauh lebih baik dan nyaman untuk dilalui.

“Sekarang jalannya sudah bagus, sangat membantu kami. Apalagi untuk membawa hasil panen dan aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

Baca Juga:  Menu Program MBG di Bojonegoro Disorot, Wali Murid Keluhkan Kualitas Gizi

Warga lainnya juga merasakan peningkatan aksesibilitas yang berdampak pada efisiensi waktu dan keamanan berkendara.

“Kalau dulu jalannya rusak, sering khawatir jatuh atau kendaraan cepat rusak. Sekarang lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur seperti ini dapat terus berlanjut di wilayah lain yang masih membutuhkan perbaikan.
Mereka menilai, jalan yang baik tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Pemerintah Desa Dayukidul memastikan proses pembangunan dilakukan dengan memperhatikan kualitas serta ketentuan yang berlaku, sehingga hasilnya tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memiliki daya guna optimal bagi masyarakat.

Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan akses masyarakat semakin lancar dan mampu menunjang berbagai aktivitas sosial maupun ekonomi secara berkelanjutan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru