Pilkades Sumbertlaseh Bojonegoro Diduga Menyisakan Persoalan

- Admin

Jumat, 4 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pilihan Kepala Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro diduga masih meninggalkan Persoalan.

Info yang diterima awak media Suara Bangsa, ada dugaan ada oknum perangkat kecamatan dan panitia desa melakukan intervensi dengan berjalannya pesta Demokrasi yang ada di Desa Sumbertlaseh.

Dari keberatannya peserta calon yang tidak ditanggapi, serta ada beberapa kejanggalan yang menggangu pesta demokrasi tersebut.

Peserta Pilkades nomer urut dua, Nur Ali menyebutkan ada sekitar dua puluh lima lebih pendukungnya yang tidak bisa nyoblos karena ada dugaan daftar pemilih tetap (DPT) sudah ditetapkan, yang anehnya di DPT juga masih ada daftar nama-nama yang sudah meninggal dan pindah tetap, tapi masih masuk di DPT.

Baca Juga:  Ramadhan Berbagi, ABI Salurkan Ribuan Paket Takjil untuk Warga Bojonegoro Narasi

Sedangkan pendukung Nur Ali yang warga Sumbertlaseh dengan berbekal KTP untuk ikut mencoblos tidak diperbolehkan oleh Panitia, dengan alasan DPT sudah ditetapkan.

Saat dimediasi dengan beberapa anggota Pemdes, BPD, Forpimcam Nur Ali hanya menemukan jawaban yang kurang pas dengan aturan aturan yang disaratkan dengan Perda dan Perbup terkait Pilkades.

Nur Ali juga tidak tahu soal tanda tanggan itu asli ketua panitia atau atas nama juga dirinya tidak tahu, karena TPS memegang setempel sendiri sendiri.

“Ketua panitia tidak hadir, yang hadir hanya sekretarisnya, soal setempel Panitia yang jumlahnya sembilan dan tintanya ada yang berbeda, soal DPT, soal warga yang sudah meninggal masuk di DPT, yang sudah pindah tempat, semua sudah kita konfirmasikan, alasannya klasik dan semua itu keterbatasan panitia,” terangnya.

Baca Juga:  Toko Modern Berjejaring Ilegal Makin Marak, Dua Pejabat di Bojonegoro Segara Dipangil Polres

Ia menambahkan, sosialisasi dari panitia kepada Calon peserta juga dinilai sangat minim dari soal aturan mau pun tatib yang dibuat oleh panitia.

“Kurang dua hari coblosan saya baru diberikan tatib dan aturan dari panitia, bagaimana saya bisa mempelajari dengan baik,” ungkapnya.

Kades petahana itu menambahkan, dirinya hanya cuti dari tanggal 13 Oktober 26 Oktober. Setelah itu dirinya masih menjabat Kepala Desa sampai akhir bulan Desember.

Menurutnya, sampai sekarang Desapun belum menerima hasil rekapitulasi dari tiap tiap Tempat pemungutan suara (TPS), hal tersebut saat dikonfirmasikan ke BPD dan panitia Pilkades Nur Ali diperintahkan untuk membuat surat yang ditembuskan ke Kecamatan.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Membuka Latihan Pra Operasi Patuh Semeru 2020

“Ada dua team panitia yang saya suruh untuk mengawal itu, namun ada oknum kecamatan intervensi untuk menggugat saja bila ingin mendapatkan data tersebut,” pungkasnya.

Sampai berita ini ditulis, Ketua Panitia M Yaumidin saat hendak diminta konfirmasi ke sekretariat panitia pilkades tidak ada di tempat, dan saat dihubungi lewat telpon Whatsapp-nya (WA) juga tidak merespon.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru