Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

- Admin

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro berlangsung dinamis.

Agenda yang mempertemukan legislatif dengan jajaran manajemen PT BPR Bank Daerah Bojonegoro, Dinpora, Kabag perekonomian, ini digelar untuk mengklarifikasi polemik konser band Ungu dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 BPR yang sempat viral dan memicu kritik publik.

Suasana ruang rapat sempat menghangat saat Natasha Devianti Anggota DPRD Bojonegoro dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), melayangkan kritikan tajam kepada Plt Direktur Utama BPR Bojonegoro, M. Arif.

Ia menyoroti tingginya harga tiket masuk konser yang dikeluhkan oleh masyarakat, serta mempertanyakan kejelasan skema kemitraan dengan pihak kedua selaku Event Organizer (EO).

“Mestinya acara di ulang tahun BPR yang ke-30, harga tiket dijual murah. Nyatanya harga tiket kemarin mahal. Yang saya tanyakan, bagaimana kerja sama antara BPR dengan pihak kedua (EO) dan sponsornya dari mana saja,” cetus Natasha di hadapan forum rapat.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Gelar Peningkatan BPD, Diharapkan Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Desa yang Baik

Menanggapi pertanyaan tersebut, Plt Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Bojonegoro, Moch Arief langsung memberikan klarifikasi.

Ia membantah anggapan bahwa konser tersebut diselenggarakan secara mendadak atau tanpa perencanaan yang matang.

“Anggapan bahwa konser tersebut diselenggarakan secara mendadak tidak benar. Kegiatan tersebut telah masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) perusahaan sejak tahun sebelumnya,” kata Arif.

Pria yang akrab disapa Mas Arif tersebut juga menjamin bahwa pelaksanaan konser melalui kemitraan dengan pihak ketiga atau EO ini murni bersifat mandiri, tanpa membebani keuangan daerah ataupun hak sosial masyarakat (Corporate Social Responsibility/CSR).

“Kami tegaskan kegiatan itu tidak menggunakan dana APBD maupun CSR. Modal awal sepenuhnya dikeluarkan oleh pihak ketiga,” ungkapnya.

Arif juga menjelaskan secara rinci bahwa dalam nota kesepahaman (MoU) diatur jika ada keuntungan, maka pihak ketiga memperoleh komisi (fee) sebesar 10 persen.
Sebaliknya, apabila mengalami kerugian, risiko yang ditanggung BPR dibatasi maksimal Rp150 juta.

Baca Juga:  15 Kelompok LMDH Bersama PK-PAN Hearing Masalah Larangan Pupuk di Kawasan Hutan Bojonegoro

Lebih lanjut, manajemen PT BPR Bojonegoro mencatatkan total pendapatan konser mencapai Rp1.047.374.511. Angka tersebut dihimpun dari hasil penjualan tiket sebesar Rp845.874.511 dan suntikan dana sponsor senilai Rp201.500.000.

Sementara untuk pos pengeluaran, total biaya operasional yang dihabiskan untuk mendatangkan band papan atas tersebut dan lain-lainya, dari awal sebelum acara dan rangkaian ulang tahun BPR kurang lebih mencapai Rp929.466.400.
Setelah pendapatan tersebut dikurangi kewajiban pajak sebesar Rp5.895.000 dan alokasi fee untuk pihak penyelenggara (EO) sebesar Rp92.946.640, pergelaran tersebut mencatatkan laba bersih sebesar Rp19.066.065.
Di akhir paparannya, Arif juga memastikan bahwa keuntungan dari penjualan tiket dan sponsor ini akan masuk kembali ke kas daerah.

“Laba bersih ini akan masuk ke kas pendapatan BPR. Nantinya akan tercatat dalam laporan laba perusahaan dan menjadi bagian dari kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bojonegoro,” terangnya.

Baca Juga:  Gelar Istighosah dan Doa Bersama Secara Virtual, Bupati Probolinggo Berharap Covid-19 Segera Berakhir

Dihubungi secara terpisah, Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto menjelaskan bahwa pemanggilan pihak BPR dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif.
Pihak dewan ingin memastikan agar informasi simpang siur yang beredar di masyarakat dapat dijawab secara terbuka dan jelas.

“Komisi C meminta penjelasan langsung kepada manajemen BPR terkait isu penggunaan dana CSR maupun APBD untuk konser Ungu yang ramai diperbincangkan,” ujar Ahmad Supriyanto.

Dari rincian data dan argumen yang dipaparkan dalam RDP tersebut, jalannya rapat menghasilkan kesimpulan akhir yang klir. Dipastikan bahwa BPR tidak menggunakan anggaran daerah maupun dana sosial.

“Dari hasil rapat, disimpulkan bahwa kegiatan tersebut memang tidak menggunakan dana APBD maupun CSR,” pungkas Ahmad Supriyanto.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot
Baru 6 Desa Beroperasi, KDMP Pungpungan Kalitidu Masih Terkendala Perizinan Produk Lokal
Gandeng Musisi Papan Atas, All Out Festival 2026 Targetkan Geliat Ekonomi Kreatif Bojonegoro
Akses Jalan Cor Kalianyar-Temayang Dongkrak Ekonomi, Sayang Sebagian Jalur Masih Gelap Gulita
Sepi Job di Bulan Suro, Biduan Asal Kapas Bojonegoro Banting Setir Jualan Rujak lewat Live TikTok
Portal Jembatan Luwihaji Dibongkar untuk Proyek Migas, Kadishub Bojonegoro Mengaku Tak Tahu
Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:50 WIB

Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:48 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:48 WIB

Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WIB

Kadis DPMD Sumenep Gerak Cepat Tindak Lanjuti Perangkat Desa Rangkap Jabatan

Berita Terbaru