Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1

- Admin

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai program pelatihan kerja. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan memastikan peserta pelatihan yang diselenggarakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) benar-benar berasal dari masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

Wakil Bupati Bojonegoro menegaskan bahwa setiap OPD yang menyelenggarakan program pelatihan diminta untuk merekrut peserta dari masyarakat yang telah memiliki Kartu AK-1 (Kartu Pencari Kerja) atau yang dikenal dengan kartu kuning.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat membuat program pelatihan yang dilaksanakan pemerintah daerah menjadi lebih tepat sasaran serta benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.

Kartu AK-1 sendiri merupakan dokumen yang diterbitkan oleh Dinas Ketenagakerjaan sebagai bukti bahwa seseorang terdaftar sebagai pencari kerja. Kartu ini umumnya dimiliki oleh masyarakat yang telah lulus sekolah maupun perguruan tinggi namun belum mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga:  Sejumlah OPD Lambat, Hearing di Komisi C DPRD Bojonegoro Molor

Selain menjadi data resmi pencari kerja, kartu AK-1 juga sering digunakan sebagai salah satu persyaratan administrasi dalam proses melamar pekerjaan, baik di instansi pemerintah maupun di sejumlah perusahaan swasta.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, mengatakan pihaknya juga terus mendorong masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai pencari kerja melalui pembuatan kartu AK-1.

Menurutnya, Disperinaker telah mengirimkan surat kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) serta camat se-Kabupaten Bojonegoro agar turut membantu menyebarluaskan informasi layanan ketenagakerjaan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Demi Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Sumenep Percepat Pemanfaatan DBHCHT

“Dalam rangka penyebarluasan informasi layanan ketenagakerjaan di Bojonegoro kepada masyarakat umum, kami memohon bantuan kepada seluruh OPD dan camat agar dapat menyampaikan informasi ini kepada masyarakat di wilayah masing-masing,” ujar Mahmudi.

Ia menjelaskan, masyarakat yang telah lulus sekolah maupun kuliah dan belum bekerja dapat mendaftar Kartu AK-1 secara online melalui tautan yang telah disediakan oleh Disperinaker.

Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh informasi terbaru mengenai lowongan kerja maupun pelatihan kerja melalui akun Instagram resmi Bojonegoro Enggal Kerjo (BEJO) yang dikelola oleh Disperinaker Bojonegoro.

Mahmudi juga mengimbau masyarakat yang telah mendapatkan pekerjaan agar melaporkan statusnya melalui tautan laporan sudah bekerja yang telah disediakan.

Baca Juga:  Begini Pengarahan Sambutan Presiden Prabowo dan Mentan, Terkait Keberhasilan Bojonegoro

“Data ini sangat penting untuk pemutakhiran data ketenagakerjaan di Bojonegoro, sehingga berbagai program dan kebijakan pemerintah di bidang ketenagakerjaan dapat disusun secara lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Dengan adanya pendataan melalui Kartu AK-1, pemerintah daerah dapat mengetahui jumlah serta profil pencari kerja di Kabupaten Bojonegoro. Data tersebut kemudian dapat menjadi dasar dalam merancang program pelatihan kerja maupun kebijakan ketenagakerjaan lainnya.

Melalui langkah tersebut, diharapkan berbagai program pelatihan yang digelar pemerintah daerah dapat benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan peningkatan keterampilan sehingga peluang kerja bagi warga Bojonegoro semakin terbuka.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo
Gerakkan Ekonomi Lokal, Bupati Bojonegoro Kick-Off Pasar Murah di Tanjungharjo, Ada Beras Murah hingga Telur KPM Gayatri
Bukan Sekadar Bantuan, Bupati Bojonegoro Sebut Keberhasilan Penuntasan Kemiskinan Adalah Perubahan Mindset dan Naik Kelas Ekonomi
Lantik Ratusan ASN di Khayangan Api, Bupati Setyo Wahono Tegaskan akan Evaluasi Kinerja Setiap Bulan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru