Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

- Admin

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026 mendorong percepatan transformasi digital di sektor industri kayu dan furnitur nasional guna meningkatkan daya saing di pasar global. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus yang mengemuka dalam penyelenggaraan Indowood Expo 2026 di Grand City Convex Surabaya.

Staf Ahli Bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0 Kementerian Perindustrian Andi Rizaldi mengatakan, industri furnitur Indonesia memiliki peluang besar untuk terus berkembang di tengah meningkatnya kebutuhan pasar dunia. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan produktivitas dan kualitas melalui pemanfaatan teknologi.

Baca Juga:  Telkomsel Luncurkan Orbit Star G1, Modem Wifi Paling Terjangkau

Menurut Andi, transformasi digital dapat membantu pelaku industri meningkatkan efisiensi proses produksi sekaligus menekan tingkat kesalahan dalam pembuatan produk. Penggunaan teknologi juga dinilai mampu mempercepat proses kerja dan menghasilkan produk yang lebih konsisten.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar industri furnitur nasional mampu bersaing di pasar global yang semakin kompetitif,” ujarnya saat menghadiri pembukaan Indowood Expo 2026 di Surabaya, Kamis (4/6/2026).

Ia menilai, industri kayu dan furnitur nasional memiliki modal kuat berupa ketersediaan bahan baku, kemampuan sumber daya manusia, serta pasar yang terus berkembang. Karena itu, percepatan adopsi teknologi menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.

Baca Juga:  Gandeng Puskesmas Teja, BIN Jatim Gelar Vaksinasi Anak Lanjutan

Penyelenggaraan Indowood Expo 2026 dinilai menjadi salah satu sarana yang mempertemukan pelaku industri dengan perkembangan teknologi terkini. Berbagai inovasi yang ditampilkan dalam pameran tersebut mencakup mesin pengolahan kayu modern, sistem otomasi produksi, hingga solusi digital yang mendukung efisiensi manufaktur.

Menurut Andi, kolaborasi antara pemerintah, industri, penyedia teknologi, dan asosiasi usaha diperlukan untuk mempercepat transformasi sektor ini. Dengan ekosistem yang semakin terhubung, industri kayu dan furnitur diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas pasar ekspor.

Indowood Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk dan teknologi, tetapi juga wadah bertemunya pelaku usaha, investor, dan pembeli dari berbagai daerah maupun luar negeri. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai pasok industri hasil hutan dan furnitur nasional.

Baca Juga:  Serempet Bus, Pembonceng Motor Asal Omben Tewas di Jalan Raya Jrengik Sampang

Melalui percepatan transformasi digital, Kementerian Perindustrian optimistis industri kayu dan furnitur Indonesia dapat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain penting di pasar internasional.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal
Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Kutukan Migas Bojonegoro: APBD 2027 Diproyeksi Anjlok Rp5,2 Triliun, Tim Kartel Peringatkan Ancaman Lumpuh Fiskal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terbaru