Bupati Bojonegoro Buka Acara Wisuda Jenjang SD Hifdhil Quran

- Admin

Rabu, 12 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Kurang lebih 6000 siswa se Bojonegoro dari 28 Kecamatan, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bojonegoro diwisuda. Rabu (12/10/2022).

Acara wisuda kali ini dihadiri oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG, PAI) Kepala Sekolah se Bojonegoro, dan Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, serta 600 Siswa dan siswi yang menjadi Perwakilan dari beberapa Kecamatan se Bojonegoro

Dalam pembukaan Wisuda Hifdhil Quran Jenjang SD, yang diselenggarakan oleh Dinas pendidikan Bojonegoro dan Kelompok kerja Guru, Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Bojonegoro, Bupati berharap ilmu Nahwu, ilmu Shorof bisa masuk menjadi Kurikulum dalam pembelajaran pembacaan Al Qur’an di jenjang tingkat Sekolah Dasar Negeri di Bojonegoro.

Anna Mu’awanah Bupati dari Partai kebangkitan Bangsa mengatakan, pentingnya sejak jenjang Sekolah Dasar sudah memahami ilmu Nahwu dan Ilmu Shorof agar bisa memahami grammar, bacaan bacaan Al qur’an dengan benar

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Siapkan Beasiswa Bagi 49 Mahasiswa

Bupati juga berharap dengan Dinas Pendidikan Bojonegoro untuk menginisiasi bagaimana Kurikulum ilmu nafwu, ilmu shorof bisa dilakukan di jenjang tingkat SD, kalau tidak ada di kebijakan Kementerian Pendidikan Tingkat Tinggi (Kementi) Dinas pendidikan Bojonegoro Bisa menginisiasi, mengambilkan para Ustad maupun ustadzah yang ahli dan salaf, agar grammar pendidikan pembacaan Al-Qur’an bisa dipahami.

“Ke depan mungkin bisa ditambahkan kurikulum Ilmu Nahwu dan ilmu Shorof, ke depan diknas Bojonegoro bisa menginisiasi bagaimana ilmu Nahwu dan shorof bisa masuk menjadi Kurikulum, kalau tidak ada di kebijakan Kementi Diknas bisa mengambilkan ahli ahli yang sudah salaf, agar ke depan bisa meningkatkan ilmu keagamaan, ilmu nahwu dan shorof dengan baik,” terangnya.

Imbuhnya, pentingnya grammar ilmu nahwu dan shorof bahwa ke depan bisa membaca Al Qur’an dengan baik, dan bisa memahami bacaan bacaan kitab kuning dengan baik, dan Bupati Perempuan Pertama Bojonegoro tersebut juga menekankan untuk Para siswa dan siswi setiap hari agar membaca Al qur’an agar tidak lupa serta lancar dalam pembacaannya.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Sebut Penghargaan WTP Bukti Tata Pengelolaan Keuangan Secara Hati-hati

“Saya ucapkan selamat, semoga ilmunya anfak, hari ini kita hapal tapi kalau tidak tidak dipakai kita akan lupa dan ‘gratul gratul’ (tidak lancar), mari kita terus membaca dengan grammar yang baik, meskipun satu hari satu lembar ayo kita terus membaca al qur’an,” himbaunya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Toyib Usman Ketua panitia Wisuda Hifdhil Quran 2022, bahwa apa yang disampaikan Bupati adalah kurikulum adalah grammar Ilmu nahwu, ilmu shorof, adalah bagaimana bisa mendatangkan ustad ustadzah yang sudah memahami, sedangkan kegiatan ini sudah dilakukan oleh Kelompok kerja Guru pendidikan Agama Islam setiap tahun. Dari siswa tingkat kelas empat SD sampai kelas 6 SD.

“Harapan ibu Bupati itu, bagaimana ilmu nahwu dan ilmu shorof masuk di kurikulum dan pihak diknas bisa mendatangkan para ustad dan ustadzah yang sudah paham dengan ilmu tersebut, sedangkan pembelajaran KKG PAI sudah dilakukan dari murid kelas 4 sampai kelas 6,” terangnya.

Baca Juga:  Menyambung Lidah Rakyat: Sigit Kushariyanto Kawal Isu Abrasi hingga Kesehatan Lansia di Reses Bojonegoro

Ia menambahkan, dan kegiatan Hifdhil Quran 2022 ini juga bagian dari menyambut Hari jadi Bojonegoro yang ke 345 Tahun, dan juga Hari santri di Bojonegoro. Lelaki yang akrab dipanggil Gus Toyib tersebut, kegiatan ini setiap tahun dilakukan oleh Kelompok kerja Guru Pendidikan Agama Islam dan tahun ini ada 6000 siswa yang diwisuda dan di wakili 600 siswa yang di Wisuda. Tiap kecamatan diwakili 20 siswa mau pun siswi yang hadir di Pendopo Malowopati.

“Tiap kecamatan mengirimkan 20 siswa mau pun siswati, dan kegiatan wisuda Tahfiz yang dilakukan oleh kelompok kerja guru pendidikan Agama Islam ini selalu dilakukan tiap tahun,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama
Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri
Bupati Bojonegoro Warning KPM Gayatri: Jual Ayam Bantuan, Siap-Siap Blacklist
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Setyo Wahono: WTP Bukan Sertifikat Anti-Korupsi
Resmi Dibuka, Pameran ALLPACK Surabaya 2026 Perkuat Daya Saing Lewat Inovasi Kemasan
Kadis DPMD Sumenep Gerak Cepat Tindak Lanjuti Perangkat Desa Rangkap Jabatan
Kucurkan APBD Masif untuk RTLH, Pemkab Bojonegoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Jatim
Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:35 WIB

Gandeng Musisi Papan Atas, All Out Festival 2026 Targetkan Geliat Ekonomi Kreatif Bojonegoro

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:15 WIB

Akses Jalan Cor Kalianyar-Temayang Dongkrak Ekonomi, Sayang Sebagian Jalur Masih Gelap Gulita

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:58 WIB

Portal Jembatan Luwihaji Dibongkar untuk Proyek Migas, Kadishub Bojonegoro Mengaku Tak Tahu

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:55 WIB

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:12 WIB

Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Berita Terbaru