Bupati Bojonegoro Ajak Perangkat Desa Jujur dan Transpara dalam Pelayanan

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono mengajak perangkat desa profesional dan Jujur dalam pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tegas itu disampaikan Bupati saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Bojonegoro masa bakti 2025–2030, Senin (27/10/2025), di Pendopo Malowopati.

Pelantikan PPDI Bojonegoro kali ini mengusung tema “PPDI Bergerak, Satukan Langkah, Bulatkan Tekad Mewujudkan Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.”

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Nurul Azizah, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Setya Permadi, Dandim 0813 Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, Ketua Bawaslu Bojonegoro Handoko Sosro Hadi Wijoyo, serta Ketua PPDI Jawa Timur Sutoyo Muslih.

Baca Juga:  Suroan Pemdes Tanjungharjo Gelar Ngaji Bareng dan Santunan Anak Yatim

Dalam sambutannya H. Setyo Wahono selaku Bupati Bojonegoro, berharap kepada para perangkat desa agar menjalankan tugas dengan penuh kejujuran dan transparansi.

Bupati Setyo Wahono yang juga mantan anak kepala desa tersebut menegaskan, perangkat desa tidak boleh bermain-main dengan data warga penerima bantuan sosial maupun administrasi desa lainnya.

“Kalau ada warga yang memang tergolong kurang mampu, tulis sesuai kenyataan. Tapi kalau sudah mampu, jangan tetap dicatat hanya karena faktor kedekatan atau hubungan keluarga. Program tidak akan tepat sasaran jika data dari bawah tidak akurat,” tegas Bupati Wahono.

Baca Juga:  Diskominfo Kabupaten Bojonegoro Menggelar Silaturrahim Bersama Awak Media

Lanjutnya, Sambutannya yang santun tapi mengena tersebut, Bupati paham bahwa perangkat desa adalah ujung tombak pemerintahan di tingkat paling bawah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Karena itu, Perangkat desa wajib menjaga integritas, bekerja secara profesional, dan tidak menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan.

“Kita ini pelayan publik, pelayan masyarakat. Saya tidak ingin ada perangkat desa yang menutup-nutupi fakta di lapangan. Transparansi itu kunci,” lanjutnya dengan nada tegas.

Menurut Bupati, akurasi data desa menjadi pondasi utama dalam keberhasilan setiap program pemerintah, mulai dari penyaluran bantuan sosial hingga pembangunan infrastruktur. Kesalahan data, kata dia, sama saja dengan mengkhianati amanah rakyat.

Baca Juga:  Kadisdagkop UM Bojonegoro Tanggapi Isu Miring Tentang Tarikan Uang di Pasar Banjarejo

“Salah nulis atau sengaja urusannya Dunia dan akhirat,” tegasnya.

Sutoyo dalam sambutannya menekankan bahwa PPDI adalah wadah perjuangan perangkat desa untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berpihak pada rakyat.

“PPDI lahir dari perjuangan panjang hingga terbentuknya Undang-Undang Desa. Kami ingin perangkat desa makin solid, profesional, dan berintegritas,” ujarnya.

Sementara Ketua terpilih PPDI Bojonegoro, Rahmad Basuki, menyatakan komitmennya menjadikan PPDI sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

“Kami siap bersinergi untuk mewujudkan desa yang lebih maju, sejahtera, dan transparan,” ungkapnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru