Wakil Bupati Bojonegoro Sosialisasi TBC di Car Free Day

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Menjelang Hari Pahlawan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro menggelar kampanye Temukan dan Obati Sampai Sembuh (TOSS) TBC, Minggu (9/11/2025).

Kegiatan tersebut digelar di alun-alun saat Car Free Day (CFD).
Kemeriahan tersebut yang di ikuti oleh Ibu-ibu dan pemanfaat car free day.
Dari pantauan awak media Suara bangsa kegiatan TOSS TBC diawali senam BMM dan senam zumba bersama.

Selain senam bersama, disisi pangung juga lakukan skrining tuberkulosis (TBC) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga yang car free day.

Dalam kegiatan ini di hadiri juga Sekretaris Daerah (Sekda), jajaran Asisten(Asda), Cabdin Provinsi Jawa Timur di Bojonegoro, Kemenag, Kepala OPD, Kepala Puskesmas dan staf se-Kabupaten Bojonegoro, organisasi IDI, PGDI, IBI, PPNI, IAI serta organisasi kemasyarakatan dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga:  Dinas Sosial Kabupaten Sampang Bantah Nenek Buwat Tak Dapat Bantuan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Ninik Susmiati Dalam sambutan nya, TBC masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional.

Indonesia menempati peringkat kedua dunia dengan beban kasus terbanyak kedua sebanyak 1,9 juta ribu jiwa dan kematian 125 ribu atau setara dengan 14 kematian per jam.

Mengingat tingginya kasus, Presiden Prabowo Subianto memasukkan program penuntasan TBC menjadi program prioritas.

Di Kabupaten Bojonegoro, lanjut dia, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, hingga Oktober 2025 telah menemukan kasus TBC sebanyak 2.366 kasus atau 78 persen dari penemuan kasus yang ditarget Kemenkes RI. Masyarakat yang telah mengikuti pengobatan sebanyak 2.140 kasus atau 90 persen.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Kembali Mutasi Sejumlah Pejabat

Sedangkan angka keberhasilan pengobatan 98 persen atau 2.308 kasus.

Lanjut nya, Hal itu berkaitan dengan tantangan bidang kesehatan kedepan, menanamkan paradigma bahwa TBC adalah penyakit menular yang dapat sembuh dengan kepatuhan pengobatan selama minimal enam bulan tanpa putus.

“Tantangan yang dihadapi adanya stigma penderita TBC. Bahwa TBC ialah penyakit menular yang dapat terobati dengan kepatuhan minum obat secara tuntas,” ujarnya.

Hal yang sama juga di sampaikan oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah yang di dampingi Sekertaris Daerah dan Asda mengatakan, Pemkab Bojonegoro memiliki target pada 2025 dan dilanjutkan 2026, masyarakat Bojonegoro harus bebas TBC.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Gelar Kuliah Umum Mahasiswa Program RPL

“Maka ini menjadi tantangan tenaga kesehatan di masing-masing puskesmas,” ujarnya.

Imbuhnya Untuk itu, Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan menjamin pengobatan TBC ini didapat secara gratis,

“Sanggup ibu-ibu kompak bersama-sama melawan TBC biar Bojonegoro Zero TBC, sanggup ibu-ibu menjaga kesehatan lingkungan dan sekitarnya bersama-sama,” tanyanya yang dijawab kompak oleh peserta senam pagi itu layak nya paduan suara, sanggup.

Menjelang hiburan,Dinas kesehatan juga memberikan penghargaan dan apresiasi pada kader kesehatan dari 28 kecamatan, kepada dari 419 Desa 11 Kelurahan, yang berprestasi.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian
Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran
Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Setyo Wahono Minta Dukungan Pusat di Hadapan Menteri Hanif Faisol: Malu Jika Bojonegoro Tanpa Adipura
Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo
Wakil Bupati Bojonegoro: Kurangi Pengangguran, Semua Pelatihan OPD Wajib Rekrut Peserta dari Pemegang Kartu AK-1
Gerakkan Ekonomi Lokal, Bupati Bojonegoro Kick-Off Pasar Murah di Tanjungharjo, Ada Beras Murah hingga Telur KPM Gayatri
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru