BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Suasana penuh semangat menyelimuti agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemuda Tematik yang digelar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (5/3/2026) Di Gedung Baresta.
Dalam laporan Arief Nanang selaku kepala Dinas Pemuda dan olah raga (Dinspora),laporanya yang diundang kurang lebih 198 pemuda.
Representasi 198 Pemuda
Antusiasme terlihat dari kehadiran 198 peserta yang memenuhi lokasi. Komposisi peserta mencakup keterwakilan wilayah dan organisasi, yakni, 28 Perwakilan Pemuda (Satu orang dari setiap kecamatan).
160 Peserta dari unsur pengurus OSIS dan berbagai komunitas hobi/sosial.
Perwakilan organisasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Musrenbang tematik ini Mengangkat tema “Pemuda Harapan Baru”, acara ini menjadi panggung utama bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam rancang bangun daerah.
Membuka acara secara resmi, Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono memberikan pesan yang sangat personal dan menyentuh.
Beliau menegaskan bahwa pemuda harus berada di barisan terdepan dalam proses pembangunan.
Dan bupati juga memberi semangat lewat motivasi, Beliau kalau ada kegiatan selalu semangat, apalagi yang hubungannya dengan pemuda dan guru.
“Setiap acara yang berhubungan pemuda dan guru, saya itu selalu semangat. Kalau guru, karena saya dari keluarga guru. Dan kalau pemuda, bagaimanapun kedepan (Bojonegoro) adalah milik teman-teman pemuda,” ungkap Bupati Bojonegoro saat memberi motivasi pada pemuda dan pemudi Bojonegoro.
Bupati Setyo Wahono berharap forum ini melahirkan gagasan segar yang orisinal. “Selamat Musrenbang Tematik. Sampaikanlah gagasan aspirasi kalian. Semoga Bojonegoro kedepan semakin bahagia, makmur, dan membanggakan,” pungkasnya.
Dialog Interaktif di Gedung Barista
Setelah sesi pembukaan, rangkaian acara berlanjut dengan sesi Dialogis dan Seminar yang dipusatkan di Gedung Barista. Suasana formal berubah menjadi ruang diskusi yang cair namun berbobot.
Sesi ini menghadirkan Narasumber di antaranya, Maftukhan, Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Kusnandaka Tjatur Prasetijo, M.SI. Achmad Gunawan Ferdiansyah, S.STP. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro.
Dalam seminar ini, para peserta diajak berdialog langsung untuk menyelaraskan ide kreatif pemuda dengan regulasi dan anggaran pemerintah.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Arif Nanang, menjelaskan bahwa format dialogis ini sengaja dipilih agar komunikasi dua arah berjalan efektif.
“Melalui format seminar dan dialog di Gedung Barista ini, kita ingin menggali gagasan pemuda yang lebih teknis dan terarah untuk pembangunan Bojonegoro tahun 2026,” jelas Arif Nanang.
Gagasan-gagasan yang terjaring dalam diskusi di Gedung Barista ini nantinya akan diformulasikan ke dalam dokumen perencanaan daerah, guna memastikan pembangunan Bojonegoro tahun 2026 benar-benar mencerminkan semangat “Bahagia,makmur dan membanggakan” dan kebutuhan generasi masa depan.
Penulis : Takim
Editor : Putri

















