Peran Pemuda dalam Musrenbang Tematik Bojonegoro 2026 sangat Diharapkan Pemkab

- Admin

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Suasana penuh semangat menyelimuti agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemuda Tematik yang digelar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (5/3/2026) Di Gedung Baresta.

Dalam laporan Arief Nanang selaku kepala Dinas Pemuda dan olah raga (Dinspora),laporanya yang diundang kurang lebih 198 pemuda.

Representasi 198 Pemuda
Antusiasme terlihat dari kehadiran 198 peserta yang memenuhi lokasi. Komposisi peserta mencakup keterwakilan wilayah dan organisasi, yakni, 28 Perwakilan Pemuda (Satu orang dari setiap kecamatan).

160 Peserta dari unsur pengurus OSIS dan berbagai komunitas hobi/sosial.
Perwakilan organisasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Musrenbang tematik ini Mengangkat tema “Pemuda Harapan Baru”, acara ini menjadi panggung utama bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam rancang bangun daerah.

Baca Juga:  Kapolres Sampang Resmikan Berikan Kunci Perumahan pada 42 Anggota Polri

Membuka acara secara resmi, Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono memberikan pesan yang sangat personal dan menyentuh.

Beliau menegaskan bahwa pemuda harus berada di barisan terdepan dalam proses pembangunan.
Dan bupati juga memberi semangat lewat motivasi, Beliau kalau ada kegiatan selalu semangat, apalagi yang hubungannya dengan pemuda dan guru.

“Setiap acara yang berhubungan pemuda dan guru, saya itu selalu semangat. Kalau guru, karena saya dari keluarga guru. Dan kalau pemuda, bagaimanapun kedepan (Bojonegoro) adalah milik teman-teman pemuda,” ungkap Bupati Bojonegoro saat memberi motivasi pada pemuda dan pemudi Bojonegoro.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Tentang Raperda Pertembakauan

Bupati Setyo Wahono berharap forum ini melahirkan gagasan segar yang orisinal. “Selamat Musrenbang Tematik. Sampaikanlah gagasan aspirasi kalian. Semoga Bojonegoro kedepan semakin bahagia, makmur, dan membanggakan,” pungkasnya.

Dialog Interaktif di Gedung Barista
Setelah sesi pembukaan, rangkaian acara berlanjut dengan sesi Dialogis dan Seminar yang dipusatkan di Gedung Barista. Suasana formal berubah menjadi ruang diskusi yang cair namun berbobot.

Sesi ini menghadirkan Narasumber di antaranya, Maftukhan, Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Kusnandaka Tjatur Prasetijo, M.SI. Achmad Gunawan Ferdiansyah, S.STP. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro.

Dalam seminar ini, para peserta diajak berdialog langsung untuk menyelaraskan ide kreatif pemuda dengan regulasi dan anggaran pemerintah.

Baca Juga:  Etika Pejabat Publik, Memahami Batas Ucapan dan Konsekuensi Hukum di Ruang Sidang

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Arif Nanang, menjelaskan bahwa format dialogis ini sengaja dipilih agar komunikasi dua arah berjalan efektif.

“Melalui format seminar dan dialog di Gedung Barista ini, kita ingin menggali gagasan pemuda yang lebih teknis dan terarah untuk pembangunan Bojonegoro tahun 2026,” jelas Arif Nanang.

Gagasan-gagasan yang terjaring dalam diskusi di Gedung Barista ini nantinya akan diformulasikan ke dalam dokumen perencanaan daerah, guna memastikan pembangunan Bojonegoro tahun 2026 benar-benar mencerminkan semangat “Bahagia,makmur dan membanggakan” dan kebutuhan generasi masa depan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro
Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen
Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok
Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang
Warga Pamekasan Ini Butuh Uluran Tangan, Hidup Dalam Keterbatasan
Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak
KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Selasa, 28 April 2026 - 12:11 WIB

Sengketa TKD Desa Belun Temui Jalan Buntu: Camat Temayang Bungkam, Dinas PMD Sebut Tak Bisa Bergerak Tanpa Dokumen

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025

Minggu, 26 April 2026 - 11:45 WIB

HUT BPR Bojonegoro Ke-30 Menuai Sorotan: Diduga Tabrak Perda KTR dan Regulasi Sponsor Rokok

Sabtu, 25 April 2026 - 20:11 WIB

Aset Desa Berubah Jadi Milik Pribadi Ahli Waris Pemdes Sebelumnya, Program Koperasi Merah Putih Terancam Layu Sebelum Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 19:59 WIB

Moch Mansur: IPSI Bojonegoro Harus Tegak Lurus pada Aturan, Jangan Terpancing Klaim Sepihak

Jumat, 24 April 2026 - 08:15 WIB

KDMP di Desa Belun Bojonegoro terganjal dengan SHGB dan SHM, desa Belun terancam tidak punya KDMP

Jumat, 24 April 2026 - 08:10 WIB

Polemik Konser 3 Dekade BPR Bojonegoro: Antara Isu Anggaran Rp1,1 Miliar, Penjualan Tiket, dan Transparansi Aset Daerah

Berita Terbaru