Miris, Satu Siswa TK Dilaporkan Muntah-Muntah dan SPPG Sumbang Gerak Cepat Evaluasi Internal

- Admin

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kota Bojonegoro diwarnai insiden kesehatan pada awal Ramadan lalu. Seorang murid Taman Kanak-Kanak (TK) dilaporkan mengalami muntah hingga lemas setelah mengonsumsi telur puyuh yang diduga kurang matang sempurna dari menu yang dibagikan.

Satu jam pasca-mengonsumsi empat butir telur puyuh rebus, siswa tersebut mengalami mual hebat.

Menurut penuturan wali murid yang enggan disebutkan namanya, anaknya sempat mengeluhkan kondisi telur yang tidak wajar saat dikunyah.

“Anak saya bilang telurnya bau dan belenyek (lembek/berlendir). Setelah itu saya larang makan sisanya, tapi selang satu jam dia muntah sampai lima kali,” ungkap wali murid tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga:  Dua Napi di Rutan Sumenep Kabur Lagi, Petugas Kecolongan?

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumbang, Sela, saat dikonfirmasi membenarkan, langsung bergerak cepat dengan mengunjungi kediaman korban untuk memastikan kondisi kesehatan siswa tersebut.

Sela mengonfirmasi bahwa setelah diberikan bantuan medis pertama berupa Lacto B, kondisi siswa kini telah berangsur membaik.

Tambahnya dalam klarifikasinya, Sela menegaskan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh makanan basi, melainkan adanya kendala teknis pada proses perebusan yang mengakibatkan tingkat kematangan tidak merata.

“Bukan basi, tapi tingkat kematangannya kurang sempurna. Ukuran telur puyuh yang kecil menyulitkan pengecekan satu per satu di dalam wadah mika,” tegas Sela.

Baca Juga:  Bangun Rumah Gembira, Cara Hairul Anwar Berikan Pelayanan Maksimal Bagi Masyarakat Miskin

Imbuhnya, Kegagalan kematangan ini disinyalir akibat beban kapasitas pada mesin penguap (steamer).
Dalam satu kali proses, mesin tersebut biasanya diisi 12 loyang. Kepadatan ini membuat distribusi panas di bagian bawah tidak maksimal.

Sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang, SPPG Sumbang langsung menetapkan kebijakan baru,

Jumlah loyang dikurangi dari 12 menjadi maksimal 10 loyang per sesi agar panas merata. Menambah waktu perebusan cadangan untuk menjamin protein hewani matang hingga ke bagian dalam.,Melakukan penyisiran ketat pada stok telur yang sudah terlanjur didistribusikan.

Baca Juga:  Forkopimda Dampingi Menhub Cek Kesiapan Penanganan Kedatangan PPLN

Pihak SPPG menjamin bahwa proses distribusi dari dapur hingga ke tangan siswa hanya memakan waktu sekitar tiga jam, yang secara teori masih dalam batas aman konsumsi.

Sela memastikan bahwa evaluasi internal telah dilakukan terhadap tim dapur sebagai bentuk pertanggungjawaban profesional.

“Adanya kejadian ini menjadi bahan evaluasi besar bagi kami untuk memastikan kualitas dan keamanan menu MBG tetap terjaga bagi seluruh siswa di Bojonegoro,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo
Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung
Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WIB

Kadis DPMD Sumenep Gerak Cepat Tindak Lanjuti Perangkat Desa Rangkap Jabatan

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:44 WIB

Kucurkan APBD Masif untuk RTLH, Pemkab Bojonegoro Sabet Penghargaan dari Gubernur Jatim

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:24 WIB

Bupati dan wakil Bupati Bojonegoro, Sholat Idul Adha Di Masjid Berbeda, Begini Pidato Bupati Bojonegoro

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:33 WIB

Serapan Baru 26 Persen, Komisi C Warning Diknas Bojonegoro Beserta Jajarannya

Rabu, 22 April 2026 - 17:33 WIB

Perkuat Peran Perempuan dan Ketangguhan Sosial, Momentum Hari Kartini dan HUT Damkar Jadi Refleksi Pengabdian

Senin, 30 Maret 2026 - 12:54 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, 57 Desa di Bojonegoro Terima Armada Operasional Koperasi Desa Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 - 12:51 WIB

Instruksi Presiden, Bupati Bojonegoro Keluarkan Surat Edaran Kebijakan Efisiensi Anggaran

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:45 WIB

Bupati Bojonegoro Terima Rekomendasi LKPJ 2025: Janji Segera Tindak Lanjut Demi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru