Polemik Soal Pernyataan Kadinkes Sampang, Begini Penjelasan Sekda Yuliadi Setiyawan

- Admin

Selasa, 22 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, H Yuliadi Setiyawan menanggapi soal pernyataan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) setempat terkait Kepala Puskesmas harus dijabat oleh Dokter.

Menurutnya, bahwa ketentuan formalnya tidak ada keharusan Kepala Puskesmas itu dari dokter. Namun, hal itu dilakukan atas dasar bagaimana pemkab bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Maka, pak Bupati selaku penanggungjawab daerah ini beliau punya kebijakan sehingga pak Bupati meminta pada Kadinkes agar Kepala Puskesmasnya dari dokter. Artinya ini bukan harga mati ya,” tuturnya saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id via telepon seluler, Selasa (22/03/2022).

Baca Juga:  Kisruh Soal Fasum Tak Ada Titik Terang, Aktivis Sebut Pemkab Sampang Lemah

Pria yang kerap disapa H Wawan itu mengakui jika secara regulasi, posisi Kepala Puskesmas memang tidak harus dokter tetapi bisa diisi oleh tenaga kesehatan yang lain, seperti Perawat maupun Sarjana Kesehatan Masyarakat.

“Cuma memang yang untuk sekarang ini bapak Bupati ada kebijakan agar kepala Puskesmas diisi oleh para dokter, apanya yang salah. Saya pikir semuanya normatif-normatif saja kok, gak ada yang salah,” tegasnya.

Dijelaskannya, kedepan tidak menutup kemungkinan posisi kepala Puskesmas diisi kembali oleh tenaga kesehatan yang lain. Hal itu tergantung dari evaluasi kinerja masing-masing kepala Puskesmas.

Baca Juga:  BPBD Sampang Beri Bantuan Pada Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Desa Prajjan Camplong

“Ini sebuah proses perjalanan, kami tidak bermaksud untuk kemudian yang bukan dokter tidak ada kesempatan. Semua tergantung kinerja masing-masing dan itu tetap akan di evaluasi,” ujarnya.

Pada prinsipnya, kata dia, tidak ada regulasi yang mengharuskan Kepala Puskesmas itu seorang dokter. Tetapi apabila kemudian diisi oleh seorang dokter itupun tidak ada masalah.

“Yang salah itu jika Kepala Puskesmas diisi oleh Sarjana Administrasi Sosial atau yang lainnya, nah itu yang perlu di pertanyakan. Ini dokter kok, memangnya yang dipermasalahkan itu apa,” tandasnya.

Baca Juga:  HUT ke-18 Partai Gerindra, Sahudi Tegaskan Kader Gerindra Bojonegoro Harus Jaga Marwah dan Soliditas

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru