Oknum Ber-APD Pungut ‘Upeti’ di Portal Jembatan Luwihhaji Bojonegoro

- Admin

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Aksi dugaan pungutan liar (pungli) terang-terangan terjadi di kawasan Jembatan Luwihhaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro.

Sebuah rekaman video amatir yang viral di media sosial hari ini menunjukkan oknum memanfaatkan celah portal pembatas kendaraan ODOL (Over Dimension Over Loading) untuk menarik keuntungan pribadi dari para sopir.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, untuk menjaga ketahanan infrastruktur jalan kelas kabupaten. Portal tersebut dipasang dengan spesifikasi ketinggian maksimal 3,5 meter dan lebar bersih 2,1 meter.

Pembatasan ini bertujuan agar kendaraan berat yang melebihi kapasitas tidak melintasi jembatan, guna mencegah kerusakan struktur bangunan yang baru saja diperbaiki.

Baca Juga:  Soal Perbup Nomer 15/2022, Ini Kata Kades Wotan Bojonegoro

Namun, dalam video yang beredar luas, terlihat satu sisi portal jembatan belum terpasang sempurna. Celah tersebut dimanfaatkan oleh para sopir kendaraan besar untuk tetap bisa melintas demi menghindari rute putar yang jauh.

Ironisnya, di lokasi tersebut tampak seseorang mengenakan seragam keselamatan kerja (APD) lengkap berdiri di sisi jalan.
Bukannya mengarahkan kendaraan sesuai aturan tonase, oknum tersebut justru terlihat memungut uang dari setiap kendaraan yang lewat.

“Lhooh bayar, lhooh lewat kon bayar (Lho bayar, lho lewat sana bayar),” ungkap suara pengambil gambar dalam rekaman tersebut dengan nada satir.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Perbup RDTR 2024-2043

“Bayarnya Lima Ribu, Gaes”
Aksi ini dikeluhkan langsung oleh para sopir yang melintas.

Karena terdesak waktu dan enggan memutar jauh, mereka terpaksa merogoh kocek untuk memberikan “upeti” tidak resmi.

“Ini bayarnya lima ribu, Gaes,” ujar sang sopir dalam video tersebut dengan nada dongkol sembari menyodorkan uang kertas kepada oknum di sisi portal.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Welly Fritama, belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi pungli di lokasi tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media Suara Bangsa melalui sambungan telepon maupun pesan singkat belum mendapatkan respons dari yang bersangkutan.

Baca Juga:  DPRD Bojonegoro Segera Lantik PAW Dua Srikandi PKB yang Meninggal

Pengemudi truck Warga Kecamatan Ngraho dan pengguna jalan mendesak agar pihak berwenang segera melakukan penertiban di lokasi agar fungsi portal,serta evaluasi lagi pemasangan portal tersebut.

“Tolonglah pemerintah mengkaji lagi terkait pemasangan portal tersebut,manfaat nya dan kegunaannya,” pungkasnya yang enggan disebutkan namanya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik
Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres
Buka Porkab II Bojonegoro, Bupati Setyo Wahono Ajak Atlet Bidik Prestasi Nasional dan Junjung Sportivitas
Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif
Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap
Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo
Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung
Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:55 WIB

Sidang Banggar Bojonegoro Memanas: Ajukan Tambahan Anggaran, DPMPTSP Justru Disemprot ‘Amburadul’ dan Anti-Kritik

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:04 WIB

Malam Sakral di Bojonegoro, BKN Gelar Murwa Karsa Sasi Suro, Dihadiri Tokoh Daerah hingga Mantan Kapolres

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:18 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Diimbangi Layanan Responsif

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:09 WIB

Konflik Tak Kunjung Selesai, Ratusan Hektar Lahan Sawah si Bojonegoro Terancam Tidak Tergarap

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:07 WIB

Tak Lagi Jual Gabah Mentah, Bojonegoro Kini Punya Beras Premium Rojo Nogo

Senin, 29 Juni 2026 - 19:12 WIB

Remaja 18 Tahun di Bojonegoro Lakukan Aborsi Ilegal Dibantu Ibu Kandung

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:53 WIB

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:48 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim

Berita Terbaru