Gus Ipul di Bojonegoro: Bansos Kini Tak Lagi Permanen, Data Diperbarui Tiap 3 Bulan

- Admin

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Ada kabar penting bagi seluruh penerima manfaat bantuan sosial. Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menegaskan bahwa status penerima bantuan kini akan jauh lebih dinamis.

Hal ini disampaikan saat beliau melakukan kunjungan kerja di Pendopo Malowopati, Bojonegoro, Rabu (21/01/2026).

Gus Ipul menjelaskan, mulai tahun ini pemerintah memberlakukan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola langsung oleh Badan Pusat Statistik (BPS).Tujuannya jelas,agar bantuan pemerintah tidak salah alamat.

Selama ini, sering terjadi perbedaan data antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Dengan DTSEN, semua mengacu pada satu sumber yang sama.

Baca Juga:  Ademos Boyong Trophy Kapolres Bojonegoro Cup 2023

“Kita mulai semuanya dari data yang benar. Kalau datanya benar, bansos tepat sasaran dan program sekolah rakyat juga tepat. Sekarang tidak ada lagi data sendiri-sendiri, semua satu pintu di BPS,” tegas Gus Ipul.

Salah satu terobosan penting yang ditekankan Mensos adalah pemutakhiran data secara berkala setiap tiga bulan sekali.
Artinya, daftar penerima bantuan akan terus berubah mengikuti realita di lapangan.

“Bisa jadi triwulan pertama dapat, tapi triwulan kedua tidak lagi. Kenapa? Karena ada dinamika; ada yang meninggal, ada yang baru lahir, pindah rumah, atau status ekonominya naik kelas. Jadi tidak ada lagi orang yang dapat terus sepanjang tahun kalau kondisinya sudah mampu,” jelasnya.

Baca Juga:  Bantu Wilayah Kekeringan, Persatuan Wartawan Sampang Distribusikan Air Bersih

Hal yang sama di sampaikan Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono,menyambut baik langkah ini.
Ia melaporkan bahwa Pemkab Bojonegoro sudah beralih dari sistem lama (Damisda) ke DTSEN.
Selain itu, Bojonegoro punya jurus sendiri untuk validasi data, yaitu dengan pemasangan stiker Keluarga Miskin di rumah-rumah warga.

Wahono juga memaparkan Program Gayatri, sebuah inisiatif pemberdayaan yang mengajak warga untuk lebih mandiri secara ekonomi.

“Harapannya warga bisa punya penghasilan harian tambahan Rp20-30 ribu, separuh untuk makan (ternak) ayam, separuhnya lagi disimpan,” tutur Bupati.

Baca Juga:  Ikuti HDI Lewat Virtual, Ini Pesan Bupati Bojonegoro

Masyarakat Bisa Ikut Koreksi
Pemerintah kini membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat dan media untuk ikut mengawasi.

Jika ditemukan ada warga yang mampu tapi tetap menerima bantuan, atau sebaliknya, masyarakat bisa melapor melalui, Aplikasi Cek Bansos
Call Center dan WhatsApp Center Kemensos, terus desa Musyawarah Desa (Musdes).

Dengan sistem baru ini, diharapkan keadilan sosial bisa benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Pemkab Sumenep Bersama Basnas, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdamak Kekeringan
Presiden Bantu Tukang Becak, Politisi Gerindra Bojonegoro: Langkah Nyata Kepedulian Presiden
Menghidupkan Harapan di Sekolah Rakyat Bojonegoro, Kala Negara Hadir Memanusiakan Manusia
Sengkarut Bantuan Listrik Bojonegoro, Data Damisda dan Realita Lapangan Tak Sinkron, Warga Tanjungharjo Jadi Korban
Yayasan Milik H. Her Memberikan Bantuan Bedah Rumah pada Warga Konang Pamekasan
Kandang Katandur Farm Menyerahkan Hewan Qurban Milik Presiden RI ke Bupati Pamekasan
Satu Rumah Warga di Sampang Roboh Diterjang Angin Kencang, BPBD Salurkan Bantuan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB