Brotherhood 92 Pamekasan Santuni Yatim Piatu

- Admin

Sabtu, 13 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Brotherhood 92 Pamekasan berikan santunan berupa sembako, baju layak pakai, dan uang kepada puluhan anak yatim dan piatu, Sabtu (13/02/2021) siang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Al-Azhar, yang beralamat di Jalan Gatot Koco no 33 A Kelurahan Kolpajung, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur.

Dewan Pembina Brotherhood 92 Nur Hidayat mengatakan bahwasannya, Brotherhood 92 merupakan Paguyuban persaudaraan, yang terdiri dari teman-teman Alumni SMP, bersama keluarga masing-masing anggota.

Visi dan misinya tak lain dan tak bukan adalah, hanya untuk memberikan sesuatu yang bermakna kepada sesama, terutama di bidang sosial.

Baca Juga:  Dinsos Pamekasan Antar Bocah Yatim Piatu Disabilitas ke Panti Asuhan Jombang

“Mudah-mudahan bisa benar-benar dimanfaatkan dengan betul,” terangnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa kepeduliannya kepada anak-anak yatim dan piatu, merupakan bagian dari kegiatan-kegiatan lainnya.

Kegiatannya sendiri sudah dimulai dari kemarin, selain memberikan ratusan nasi bungkus kepada Dhuafa, tukang becak, dan juru parkir di jalan Kabupaten, pihaknya juga membagikan ratusan masker.

“Kami juga membagikan masker kepada para pengguna jalan,” ucap Hidayat.

Harapan ke depan semoga kegiatan Bakti Sosial ini bisa berlanjut dan berkesinambungan.

“Nanti di Bulan Ramadhan kita akan adakan kegiatan lagi,” tuturnya.

Baca Juga:  Kodim Pamekasan Gelar Apel Penegakan Protokol Kesehatan

Sementara itu Pengurus Yayasan Panti Asuhan Al-Azhar Abdul Hamid menyampaikan terima kasih banyak, atas segala bantuan yang sudah diberikan oleh Brotherhood 92 Pamekasan, kepada para anak yatim dan piatu yang diasuh olehnya.

“Semoga dicatat menjadi sedekah jariyah, dan semua anggota Brotherhood diberikan kesehatan serta kesuksesan,” doa Hamid.

Dirinya juga menambahkan bahwa Panti Asuhan Al-Azhar terbuka untuk umum, dan siap menerima anak yatim dan piatu, serta Dhuafa yang berkenan tinggal.

“Insya Allah kami akan tanggung, semua kebutuhan hidup Yatim-piatu dan Dhuafa,” ujarnya.

Baca Juga:  Berkat Pinjaman Modal Dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Usaha Salah Satu Jebolan WUB Maju Pesat

Berita Terkait

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:16 WIB

Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:55 WIB

Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan

Berita Terbaru