Besok, Lakpesdam bersama LTN NU Sampang Gelar Pelatihan Riset Sejarah ke NU-an

- Admin

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) bersama Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, bakal menggelar ‘Pelatihan Riset Sejarah ke NU-an’.

Pelatihan tersebut akan dilaksanakan pada Selasa (20/05/2025) besok, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Auditorium Kampus Bumi Tegal Ombo, STKIP PGRI, Jalan Raya Kotem, Kecamatan Torjun.

Kegiatan ini dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan riset dan penulisan bagi para kader NU, khususnya delegasi dari Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Sampang.

Baca Juga:  Pakai Dana DBHCHT, Pemkab Pamekasan Berikan 20 Paket Mesin Rajang Bagi Petani

Para peserta akan dibekali dengan materi penting terkait teknik riset sejarah dan biografi, serta teknik penulisan sejarah.

Ketua Lakpesdam PCNU Sampang, Addy Imansyah mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat tradisi intelektual di lingkungan NU, khususnya dalam mendokumentasikan kiprah dan perjuangan para kiai sebagai inspirasi bagi generasi mendatang.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kader-kader NU untuk aktif mendokumentasikan sejarah lokal NU, tokoh, pesantren maupun dinamika sosial keagamaan,” kata Addy, Senin (19/05/2025).

Menurut Addy, salah satu yang melatarbelakangi kegiatan ini diantaranya yaitu banyak tokoh kiai yang menjadi pendiri maupun penggerak Nahdlatul Ulama yang belum terarsip dengan baik.

Baca Juga:  Komitmen Dukung Ekosistem Halal, Bupati Setyo Wahono Terima Penghargaan dari Halal Metric UB

“Sejarah dan dinamika NU di Kabupaten Sampang ini belum banyak diteliti dan terdokumentasi secara sistematis,” tuturnya.

Pelatihan riset ini diharapkan dapat menjadi sarana efektif bagi peserta untuk menggali dan melestarikan tradisi intelektual NU, sekaligus memperkuat eksistensi organisasi melalui literasi yang kokoh dan relevan di era digital.

“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan identitas lokal serta pengembangan literasi sejarah bagi generasi muda NU,” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029
DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar
Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR
Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Mengendap Lama, Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Belum Ada Perkembangan
Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung
Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026
Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:20 WIB

Sistem Pemilu Berubah, Gus Fauzan Pastikan Mesin Politik PKB Bojonegoro Siap Hadapi Tantangan 2029

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:03 WIB

DPRD Bojonegoro Fasilitasi Dengar pendapat terkait Bendungan Karangnongko, Bahas Transparansi Santunan Rp 8 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:59 WIB

Gelar RDP Soal Konser Ungu, Komisi C DPRD Bojonegoro Pastikan Bebas APBD dan CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:04 WIB

Kasus Dugaan Ijazah Ilegal Legislator Bojonegoro: Ketua KPU Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:56 WIB

Begini Komentar Ketua Komisi C, Terkait Anomali DTSEN dari BPS yang Belum Rampung

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:19 WIB

Kemenperin Dorong Industri Kayu dan Furnitur Bertransformasi Digital Lewat Indowood Expo 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:50 WIB

Tak Sekadar Pameran, Indowood Expo 2026 Bidik Penguatan Ekosistem Industri Furnitur

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:02 WIB

Dalam Sosialisasi UU KUHAP Baru Bagi PPNS, Kapolres Berharap, Penyidik harus Menjalankan Tugas Dengan Profesional

Berita Terbaru