Falakiyah NU Sampang: Hilal Terlihat 3 Derajat dari Pelabuhan Taddan Camplong

- Admin

Jumat, 28 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LF NU) Sampang, Madura, menggelar pemantauan hilal penentuan awal Ramadhan 1446 Hijriyah di Pelabuhan Taddan, Kecamatan Camplong pada Jumat (28/02/2025) sore.

Rukyatul hilal merupakan salah satu metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan dalam kalender hijriyah. Selain rukyatul hilal metode lain dikenal dengan metode hisab yakni menghitung untuk menentukan awal bulan dalam kalender hijriyah.

Proses rukyatul hilal yang dilakukan oleh Lembaga Falakiyah NU melibatkan Badan Hisab Rukyat (BHR) Sampang, Kementerian Agama (Kemenag) dan juga sejumlah pegiat falak.

Baca Juga:  Miris, Oknum ASN DPMD Sampang Dinilai Minim Etika

Pantauan kontributor suarabangsa.co.id, untuk melakukan pemantauan, mereka menggunakan sejumlah perangkat digital, diantaranya teodolit, teleskop, dan sejumlah fasilitas teknologi modern lainnya.

“Sebagai Lembaga Falakiyah NU Sampang, kami bersama-sama petugas dari Kemenag, BHR, Lafal dan juga beberapa pegiat falak melakukan pemantauan hilal secara langsung di pelabuhan Taddan,” kata Husnan, Ketua LF NU Sampang.

Menurut dia, Pelabuhan Taddan digunakan sebagai lokasi untuk melihat hilal setiap tahunnya. Sebab, lokasi tersebut ufuk baratnya terlihat jelas tanpa penghalang.

“Pelabuhan Taddan ini selalu menjadi lokasi rukyatul hilal untuk penentuan awal Ramadhan maupun penentuan awal syawal,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati dan Wabup Bojonegoro Hadiri Syukuran Wiwit Massal Panen Raya

Rukyatul hilal, kata dia, dimulai dari pukul 16.04 WIB dan diakhiri sekitar pukul 18.03 WIB. Hasilnya petugas hanya bisa memantau hilal dengan ketinggian terakhir tiga derajat tiga puluh menit.

“Terakhir kami hanya bisa melihat hilal di ketinggian 3 derajat 30 menit saja,” akunya.

Pemantauan hilal dihentikan karena posisi ufuk barat tertutup kabut yang menghalangi para petugas melakukan pengamatan langsung munculnya bulan.

“Di ufuk barat terdapat kabut, sehingga kami menghentikan pemantauan ini karena hilal tidak bisa terlihat dengan jelas”, tambahnya.

Baca Juga:  Dua Rumah Terbakar di Tambaan Camplong, Api Diduga Berasal Dari Korsleting Listrik

Husnan mengemukakan, ciri hilal yang terlihat biasanya berbentuk bulan sabit yang kemiringannya tergantung pada arah matahari, sedangkan warnanya biasanya putih agak kemerahan.

“Walaupun misalnya kita sudah melihat ruhyatul hilal, tetapu tetap kita akan menunggu hasil sidang Isbat dari pemerintah pusat,” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim
Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda
Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi
Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik
Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri
Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi
Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro
Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB

Konser Ungu di HUT BPR Bojonegoro: Antara Hiburan Rakyat dan Bayang-bayang Politik

Senin, 4 Mei 2026 - 18:05 WIB

Anggaran Jumbo Program Gayatri Disorot, DPRD Bojonegoro Desak Evaluasi Total untuk 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 16:08 WIB

Aksi Tutup Pintu’ Komisi D DPRD Bojonegoro Picu Kekecewaan Puluhan Awak Media

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:09 WIB

DPC Projo Bojonegoro Soroti Urgensi Audit Dana CSR dan Promosi BPR

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:24 WIB

Bojonegoro Darurat Upah: Puluhan Massa Lintas Sektor Kepung DPRD, Tuntut Keadilan di Tanah Kaya Minyak

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:40 WIB

Dandim 0813 Bojonegoro Turun Langsung Temui Massa Ojol Sebelum Bergerak ke Disperinaker

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:38 WIB

Warga Wonocolo Bojonegoro Bantah Isu Setoran, Tegaskan Pengelolaan Sumur Tua Berbasis Kearifan Lokal

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

Lampu Sorot di Balik Panggung Konser: Menyoal Transparansi Dana Sponsor dan CSR BPR Bank Daerah Bojonegoro

Berita Terbaru