Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

- Admin

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Seorang anak laki-laki berinisial AHP berumur 10 tahun bukan 7 tahun, warga Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu malam (28/2/2026).

Korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat siang.

Jenazah korban ditemukan sekira pukul 19.00 WIB oleh warga sekitar di samping sebuah rumah kosong, tepatnya di dekat saluran air (got) RT 07/RW 01 Kelurahan Mojokampung. Lokasi penemuan tersebut berjarak kurang lebih 100 meter dari kediaman korban.

Baca Juga:  Kemendes PDTT Gelar Peringatan Hari RPL di Bojonegoro, Gus Menteri Puji Bupati Anna Mu'awanah

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian Resort kota(Polsek kota), peristiwa bermula pada Jumat (27/2/2026) sekira pukul 07.00 WIB saat korban berangkat sekolah di SDN Mojokampung.

Korban diketahui sempat pulang ke rumah pukul 11.00 WIB, namun kemudian keluar kembali pada pukul 12.30 WIB.

“Hingga pukul 15.00 WIB, ibu korban menyadari anaknya belum pulang. Upaya pencarian mandiri telah dilakukan namun tidak membuahkan hasil,” ujar Kompol Agus Elfauzi, S.Sos., M.M.,Kapolsek Bojonegoro Kota dalam laporannya.

Pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian anak hilang tersebut ke Polsek Bojonegoro Kota pada Sabtu pagi pukul 09.38 WIB.

Baca Juga:  Pj Bupati Bojonegoro Launching ILP dan Lansia Sembada

Pencarian terus berlanjut hingga akhirnya dua warga setempat, Agus Pujo Santoso (40) dan Dedi Irawan (46), menemukan posisi korban pada malam harinya.

Menurut Kapolsek Kompol Agus Elfauzi, kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Bojonegoro segera mendatangi rumah duka untuk melakukan pemeriksaan luar.

Korban Saat ditemukan, korban mengenakan kaos biru bertuliskan “JOGJA” dan celana pendek hijau lumut.

Tenaga medis dari Puskesmas Bojonegoro, Leny, menyatakan bahwa pada tubuh korban sudah mulai tampak tanda-tanda pembengkakan dan lebam mayat.

Baca Juga:  Cek Jalan Rusak Gapura Tengah-Tamidung, GPS-Desa Bonceng Pegawai Dinas PUTR Sumenep

“Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” ungkap Kapolsek dari pemeriksaan secara tertulis dari pihak puskesmas.

Atas kejadian ini, keluarga korban menyatakan telah menerima peristiwa tersebut dengan ikhlas sebagai musibah.

Pihak keluarga juga secara resmi menolak untuk dilakukan tindakan otopsi terhadap jenazah korban.

Setelah menandatangani surat pernyataan penolakan otopsi, jenazah langsung diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk menjalani proses pemakaman sesuai adat setempat.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Waduk Pacal dan Embung Tersier Pacal Dangkal, Bojonegoro Desak BBWS Turun Tangan
Mediasi Sempat Alot, Akhirnya 10 Eks Karyawan PT BAI Bojonegoro Sepakat Damai
Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim
Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda
Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi
Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik
Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri
Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terbaru