Polres Sampang Buru Pelaku Penganiayaan Berujung Kematian di Desa Lar Lar Banyuates

- Admin

Minggu, 8 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kepolisian Resor Sampang, Madura, Jawa Timur, masih mendalami kasus penganiayaan berujung tewasnya Muyidin (21), seorang warga asal Desa Palenggian, Kecamatan Kedungdung.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, peristiwa berdarah hingga merenggut nyawa itu terjadi di Dusun Durbugen, Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates pada Minggu (08/05/2022) malam, sekitar pukul 02.00 WIB.

Kejadian tersebut bermula saat korban berkunjung ke rumah salah seorang perempuan di Dusun Durbugen, Desa Lar Lar (Tempat Kejadian Perkara,red).

Saat itu, korban sedang berada di Surau (Langgar) diluar pekarangan rumah, tiba tiba ada orang tidak dikenal (OTK) menyerang korban.

Baca Juga:  Pemkab Sampang Dinilai Krisis Birokrasi? Sejumlah Kepala OPD Dijabat Non Definitif

Korban yang mendapat serangan tersebut berusaha masuk ke dalam rumah si perempuan sambil berteriak, bahkan korban sempat membuka pintu rumah.

Dalam kondisi terdesak dan tak sempat menyelamatkan diri, korban yang di sabet senjata tajam oleh pelaku akhirnya meregang nyawa di teras rumah milik keluarga perempuan yang dikunjungi tersebut.

Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Irwan Nugraha membenarkan, jika telah terjadi penganiayaan hingga korban meninggal dunia.

“Iya benar, diduga pelaku melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban meninggal dunia di TKP,” ujar Irwan melalui telepon, Minggu (08/05/2022).

Baca Juga:  Pertanyakan Penanganan Laporan Dugaan Kasus Korupsi, Tim Kuasa Hukum PT Sumber Daya Datangi Kejari Bangkalan

Perwira berpangkat tiga balok emas dipundak itu, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan dan motif dari kejadian penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut.

“Saat ini tim penyidik masih bekerja di lapangan untuk mengumpulkan bukti dan memburu pelaku. Do’anya saja, semoga pelaku segera kami tangkap,” tandas mantan Kanit Reskrim Polsekta Karang Pilang, Polrestabes Surabaya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru