“Alhamdulillah, dari sejumlah tes urine yang dilakukan tidak ditemukan adanya pengemudi angkutan yang disinyalir menggunakan narkoba. Selain itu dari hasil cek kesehatan yang dilakukan, angka tensi hingga kadar gula dari para pengemudi juga dalam taraf normal”, jelas Kasihumas.
Dengan tanpa pengaruh obat terlarang yang digunakan oleh pengemudi diharapkan dapat mendorong terciptanya transportasi publik yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat Pamekasan.
“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami, sebagai komitmen kami untuk meningkatkan keselamatan dalam transportasi publik terutama saat arus mudik dan balik lebaran,”tambah AKP Sri.
Dengan demikian kami berharap masyarakat semakin percaya dan merasa aman dalam menggunakan angkutan umum, terutama selama masa operasi Ketupat Semeru 2024.
Dalam kesempatan itu, petugas juga Pos Pam menyampaikan arahan, agar para sopir MPU, baik bus ataupun mobil penumpang umum mentaati rambu-rambu lalu lintas, memperhatikan keselamatan penumpang, dengan cara tidak ugal-ugalan di jalan raya.
Penulis : Wiwin
Editor : Putri
Halaman : 1 2

















