Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

- Admin

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Penanganan kasus pembuangan limbah misterius di Dukuh Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, memasuki babak baru.

Guna mengamankan lokasi dan mempercepat penyelidikan, pihak kepolisian kini resmi memasang garis polisi (police line) di area terdampak, Jumat (16/01/2026).

Langkah tegas ini diambil menyusul adanya pemberitaan dan aduan masyarakat, untuk menangulangi hal hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek bersama jajaran masih kordinasi dengan pemdes dan beberapa warga desa Ngumpak dalem.

Dalam kerusakan tanaman padi yang mulai terjadi, dan dampak lainya akibat terpapar serbuk kimia misterius setebal tiga armada dump truck tersebut, dipasang polis line.

Baca Juga:  Hadiri Deklarasi IMKD, Bupati Anna Harapkan Mantan Kades se Bojonegoro Mendukung Pembangunan

Tambah Kapolsek Dander, Iptu Warsito, menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main dalam menangani dugaan pencemaran lingkungan ini. Selain mengamankan lokasi agar warga tidak terpapar lebih jauh, Polsek Dander kini tengah berkoordinasi dengan satuan tingkat atas.

“Kita kasih police line. Koordinasi dengan Polres, Sat Reskrim,” ungkap Iptu Warsito secara tegas kepada awak media Suara Bangsa saat berada di lokasi kejadian.

Ia menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan kebenaran material tersebut dan melacak pihak yang bertanggung jawab.

Baca Juga:  Pemkab Bojonegoro MoU Penanganan Hukum di Bidang Perdata dan TU dengan Kejaksaan

“Ini saya cek, yang naruh siapa belum tahu. Kita cek benar dan kita cari siapa yang membuang di lokasi tersebut. Koordinasi dengan Kades dan perangkat juga terus berjalan,” imbuhnya.

Di sisi lain, respons dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro masih menjadi tanda tanya besar sampai berita lanjutan ini dan belum bisa dimintai keterangan.

Hingga saat ini, instansi yang berwenang menangani limbah tersebut belum memberikan balasan maupun pernyataan resmi terkait langkah uji laboratorium untuk memastikan apakah limbah tersebut masuk kategori B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

Baca Juga:  Setyo Wahono Hadiri HUT Golkar, 3000 Masa Berjoget Bersama Adella

Catatan redaksi: Ancaman Kejahatan Lingkungan,Berdasarkan aturan hukum, aksi illegal dumping atau pembuangan limbah tanpa izin ini merupakan pelanggaran serius.

Sesuai Pasal 104 UU No. 32 Tahun 2009, pelaku terancam hukuman penjara maksimal 3 tahun dan denda hingga Rp3 miliar.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Pastikan Kondusivitas Acara, Kapolres Bojonegoro dan Hj. Tuti Wahyuningsih Pantau Pengamanan Sholawat Gus Iqdam di MPS Dander
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
HUT ke-81 TNI di Bojonegoro: Dandim Serahkan Piagam Binsat hingga Bawa Pesan Panglima TNI
Polda Jatim Bongkar Penipuan Investasi Saham Crypto Jaringan Internasional, Transaksi Mencapai Triliunan Rupiah
Krisis Air Bersih di Bojonegoro, Kodim 0813 Guyur 77 Ribu Liter Air untuk 3 Kecamatan Terdampak Kemarau
Sah! Kompol Kaisar dan AKP Harjo Resmi Jabat PJU Polres Bojonegoro
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru

Birokrasi

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:39 WIB