SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Mahfud, menanggapi keluhan masyarakat terkait adanya perlakuan yang tidak sopan di Puskesmas Camplong, Kecamatan Camplong.
Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, perlakuan yang tidak sopan tersebut dialami oleh seorang keluarga pasien saat meminta surat rujukan.
Menurut Mahfud, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala Puskesmas (Kapus) Camplong, kejadian tidak mengenakkan itu bermula saat ada seorang pasien yang menderita infeksi di telinga.
“Sebelumnya, pasien itu sudah diedukasi bahwa dia kan ada infeksi di telinga, ada keluar nanah, dengan diobatin InsyaAllah sembuh,” kata Mahfud, Rabu (24/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa pihak Puskesmas juga sudah meminta kepada pasien agar bersabar dan menunggu reaksi obat yang sudah diberikan.
“Tunggu satu hari, dua hari, gimana reaksi obat, kalau nggak, nanti bisa dirujuk. Kata dokternya begitu,” ujar Mahfud.
Mahfud mengatakan, bahwa ketika terlalu banyak rujukan dan kondisi pasien belum masuk kategori tindakan lebih lanjut, maka pihak Puskesmas akan dapat sanksi dari BPJS.
“Artinya pasien itu sudah diedukasi, ya mungkin dokter sudah sesuai teorinya dan ilmu yang dia miliki, kan gitu,” lontarnya.
Namun demikian, Mahfud mengingatkan agar pelayanan kesehatan di Puskesmas Camplong dapat berlangsung secara maksimal.
“Kami berharap semua Nakes, bekerja secara maksimal, bekerja dengan baik sesuai SOP gitu ya. Masyarakat harus diberi pelayanan semaksimal mungkin,” harapnya.
Puskesmas merupakan garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar. Karena itu, tenaga medis dan manajemen Puskesmas harus memiliki integritas, etos kerja, dan empati yang tinggi terhadap pasien.
“Pelayanan kesehatan ini kan ibarat jual jasa gitu ya, para tenaga kesehatan itu sebisa mungkin harus senyum walaupun di hatinya sedih, kan gitu,” ujarnya.
Ia juga meminta para kepala unit pemerintah termasuk di Puskesmas untuk memberikan perhatian secara emosionalnya dan spiritual.
“Takut ada masalah dan lain sebagainya harus tahu kan gitu. Dan para nakes ini bisa cerita apa yang menjadi masalah sehingga bisa mengajukan cuti untuk istirahat sebentar, jangan dipaksakan bekerja kalau capek.” pungkasnya.
Penulis : Abdus Salam
Editor : Putri

















