Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

- Admin

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Mahfud, menanggapi keluhan masyarakat terkait adanya perlakuan yang tidak sopan di Puskesmas Camplong, Kecamatan Camplong.

Informasi yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, perlakuan yang tidak sopan tersebut dialami oleh seorang keluarga pasien saat meminta surat rujukan.

Menurut Mahfud, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala Puskesmas (Kapus) Camplong, kejadian tidak mengenakkan itu bermula saat ada seorang pasien yang menderita infeksi di telinga.

“Sebelumnya, pasien itu sudah diedukasi bahwa dia kan ada infeksi di telinga, ada keluar nanah, dengan diobatin InsyaAllah sembuh,” kata Mahfud, Rabu (24/12/2025).

Baca Juga:  Hantam Bus, Pengendara Motor asal Robatal Sampang Tewas di Lokasi Kejadian

Ia menjelaskan bahwa pihak Puskesmas juga sudah meminta kepada pasien agar bersabar dan menunggu reaksi obat yang sudah diberikan.

“Tunggu satu hari, dua hari, gimana reaksi obat, kalau nggak, nanti bisa dirujuk. Kata dokternya begitu,” ujar Mahfud.

Mahfud mengatakan, bahwa ketika terlalu banyak rujukan dan kondisi pasien belum masuk kategori tindakan lebih lanjut, maka pihak Puskesmas akan dapat sanksi dari BPJS.

“Artinya pasien itu sudah diedukasi, ya mungkin dokter sudah sesuai teorinya dan ilmu yang dia miliki, kan gitu,” lontarnya.

Baca Juga:  Tolak UU Cipta Kerja, Ribuan Mahasiswa Sumenep Geruduk Gedung DPRD

Namun demikian, Mahfud mengingatkan agar pelayanan kesehatan di Puskesmas Camplong dapat berlangsung secara maksimal.

“Kami berharap semua Nakes, bekerja secara maksimal, bekerja dengan baik sesuai SOP gitu ya. Masyarakat harus diberi pelayanan semaksimal mungkin,” harapnya.

Puskesmas merupakan garda terdepan dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar. Karena itu, tenaga medis dan manajemen Puskesmas harus memiliki integritas, etos kerja, dan empati yang tinggi terhadap pasien.

“Pelayanan kesehatan ini kan ibarat jual jasa gitu ya, para tenaga kesehatan itu sebisa mungkin harus senyum walaupun di hatinya sedih, kan gitu,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Pamekasan Geruduk Kantor PLN

Ia juga meminta para kepala unit pemerintah termasuk di Puskesmas untuk memberikan perhatian secara emosionalnya dan spiritual.

“Takut ada masalah dan lain sebagainya harus tahu kan gitu. Dan para nakes ini bisa cerita apa yang menjadi masalah sehingga bisa mengajukan cuti untuk istirahat sebentar, jangan dipaksakan bekerja kalau capek.” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro
Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander
Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik
SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Peringati HUT ke-50 Koperasi Kareb, Begini Komentar Wabup Bojonegoro

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Gelar Gebyar Sholawat Bersama Gus Iqdam, Koperasi Kareb Bojonegoro Peringati HUT ke-50, Kurang Lebih 35 Ribu Masa Padati MPS Dander

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Tonton MotoGP Mandalika saat Warga Dilanda Kekeringan, Anggota DPRD Bojonegoro Dikritik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang

Berita Terbaru