Menyambut 2026, Polres Bojonegoro Tidak Ijinkan Pesta Kembang Api dan Sound Horeg

- Admin

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Menjelang pergantian tahun dari 2025 menuju 2026, Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengubah paradigma perayaan tahun baru. Alih-alih merayakannya dengan euforia berlebihan, masyarakat dihimbau untuk menjadikan momentum ini sebagai ruang refleksi diri dan memperkuat solidaritas antar sesama.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, melalui Kasat Intelkam IPTU I Putu Suryawan Astawa, S.H., menegaskan bahwa kebijakan yang diambil pihak kepolisian bukan sekadar aturan formal, melainkan sebuah upaya edukatif untuk menciptakan lingkungan yang aman, bermartabat,dan sehat. Membangun Budaya Perayaan yang Sehat.

Dalam keterangannya pada 23 Desember 2025, lewat IPTU I Putu Suryawan, Polres Bojonegoro menekankan pentingnya menjaga kesederhanaan dalam merayakan kebahagiaan.Masyarakat diminta untuk menghindari penggunaan kembang api dan hiburan musik horeg.

Baca Juga:  Jelang Mudik Lebaran 1444 H/2023, Polres Bojonegoro Gelar Rakor

“Selain meminimalisir polusi suara, hal ini dilakukan demi menjaga kenyamanan publik serta mencegah potensi bahaya kebakaran dan kericuhan di titik-titik keramaian,” ungkapnya.

Imbuhnya, Polres Bojonegoro juga menekan serta Perangi Miras demi Keamanan, menjaga Generasi Muda. Salah satu poin paling krusial yang ditekankan oleh Polres Bojonegoro adalah kampanye tahun baru tanpa alkohol.

IPTU I Putu Suryawan menjelaskan, mengajak seluruh orang tua dan elemen masyarakat untuk mengawasi putra-putri mereka agar tidak terjebak dalam pesta minuman keras (miras) dipergantian tahun baru 2025 ke 2026 ini.

Baca Juga:  Sering Berhubungan Badan Dengan Siswa SMA, Kehidupan Janda Muda Ini Berakhir Tragis

“Menjauhi alkohol bukan hanya soal moral, melainkan langkah preventif utama dalam menekan angka kriminalitas serta kecelakaan lalu lintas yang kerap menghantui malam pergantian tahun. Dengan lingkungan yang bebas dari miras, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) akan lebih mudah terjaga secara kolektif.”Harapnya.

Tambahnya, Pihak kepolisian berharap malam pergantian tahun baru ini, menjadi waktu yang tepat untuk menengok kembali pencapaian serta kekurangan selama setahun terakhir. Sikap mawas diri dinilai jauh lebih bermakna bagi kemajuan warga Bojonegoro dibandingkan perayaan yang sifatnya hura-hura.

Baca Juga:  Sikapi Rekomendasi Pengembalian Tanah Sulastri, PJ Kades Setren Pilih Menunggu Petunjuk Internal Perangkat Desa

“Perayaan tahun baru tidak harus identik dengan euforia yang meluap-luap. Justru ketenangan dan sikap mawas diri akan membawa makna yang lebih dalam bagi masa depan kita bersama,”ungkap Kasat Intelkam.

Kasat intelkam yang akrab di panggil Ndan Putu, mengajak warga Bojonegoro menjaga Keamanan dilingkungan masing-masing menjadi Tanggung Jawab Bersama.

Menutup imbauannya, Polres Bojonegoro selalu mengingatkan bahwa Kamtibmas adalah hasil kolaborasi antara aparat dan warga.

” Dengan menjaga situasi tetap kondusif, Kabupaten Bojonegoro diharapkan dapat melangkah masuk ke tahun 2026 dengan penuh optimisme, kedamaian, dan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.”Pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Konferensi Pers Ops Pekat Semeru 2026, Polres Bojonegoro Ungkap Puluhan Kasus Penyakit Masyarakat
Polres Bojonegoro Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Siap Amankan Idul Fitri 1447 H
Kapolres Bojonegoro Mutasi Kasat Reskrim dan Kasat Lantas
Polres Bojonegoro Gelar Patroli Sinergitas ‘Segitiga Emas’ Jelang Ramadhan
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Refleksi Kamtibmas Bojonegoro 2025: Tren Kejahatan Konvensional Naik, Perlindungan Kelompok Rentan Membaik
Perkuat Sinergitas Jelang Nataru 2025, Polres Bojonegoro Gelar Program PIRAMIDA Bersama Awak Media
Kapolres Bojonegoro Bersinergi dengan Ojol, Ajak Ojol Garda Depan Jaga Kamtibmas
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:56 WIB

Pimpin Upacara Hari Otoda dan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Bojonegoro Tekankan Penguatan SDM dan Tata Kelola Pemerintahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:29 WIB

Babak Baru Sengketa TKD Belun: Kades Jono Sebut Status Tanah ‘Celengan’ kegunaan Tergantung Kebijakan Desa

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:57 WIB

Aset Desa Terancam, Badan Aset Bojonegoro Ikut Bungkam: Bola Panas Sengketa Tanah Belun Temayang Kini Mengarah ke Jalur Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:23 WIB

Komitmen Dukung Ekosistem Halal, Bupati Setyo Wahono Terima Penghargaan dari Halal Metric UB

Berita Terbaru