Ditengah Ancaman Gempa, Pemkab Bojonegoro bersama DPRD Rampungkan Raperda Dana Abadi

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Meskipun suasana keadaan Genting dari Ancaman Gempa Bumi di Kabupaten Badung Bali DPRD Bojonegoro bersama Pemkab Bojonegoro menggelar rapat maraton pembahasan terkait raperda Dana Abadi Berkelanjutan akhirnya rampung dan tinggal menyerahkan ke Gubernur Jawa timur.

Menurut Informasi dari pihak Kominfo,
Pembahasan raperda ini sempat diwarnai aksi menyelamatkan diri akibat gempa yang membuat panik semua peserta Pansus Rapat Raperda Dana Abadi Berkelanjutan.

Rapat pembahasan Dana Abadi Berkelanjutan tersebut dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, serta pimpinan dan anggota DPRD, juga diikuti jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bojonegoro yang terkait.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan pembahasan Raperda Dana Abadi telah rampung, meski harus terpaksa berhenti sebentar karena Daerah Kabupaten Badung sedang ada gempa bumi.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Imbau Warga Tetap Patuh Aturan Pemerintah Dalam Hal Prokes

Bupati sangat mengucapkan terimakasih kepada semua pimpinan dan anggota dewan karena dengan kerjasama yang baik, raperda Dana Abadi Pendidikan Berkelanjutan ini rampung. Apalagi raperda ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat Bojonegoro.

“Alhamdulillah raperda rumusan sudah selesai, semoga berkah,” tukasnya.

Bupati Anna juga menceritakan suasana rapat saat gempa terjadi. Bupati sendiri sempat mengamankan diri di bawah meja kemudian turun lewat tangga darurat setelah gempa reda.

“Rapat pembahasan dilanjutkan di loby hotel,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Pansus Raperda Dana Abadi, Sutikno menuturkan 9 fraksi menyetujui isi dari Raperda Dana Abadi Pendidikan Berkelanjutan. Untuk proses selanjutnya, draf raperda akan diserahkan ke Gubernur Jatim untuk dievaluasi.

Baca Juga:  Datang Dari Daerah Terpapar Virus Corona, 17 Penumpang Bus di Sumenep Diperiksa

“Kami berharap, setelah pembahasan Raperda ini selesai dan disahkan menjadi perda bisa memberikan manfaat bagi Masyarakat Bojonegoro,” harapnya.

Sutikno juga menceritakan dan membenarkan kondisi rapat saat gempa terjadi. Saat itu, Bupati Anna masih memegang mikrofon dan bahkan sempat berlindung di bawah meja.

“Setelah gempa reda sekitar 30 menit, rapat dilanjutkan di loby hotel,” pungkasnya.

Gempa yang menguncang pada Senin, 22 Agustus 2022 – 16:17 WIB

Detik-Detik Gempa Terkini berkekuatan 5,8 Guncang Bali, gempa tersebut berkekuatan Magnitudo (M)5,8 mengguncang Kuta Selatan, Badung, Bali, Senin (22/8/2022) pukul 15:36 WIB. Kerasnya guncangan membuat warga panik dan Wisatawan dibali.

Baca Juga:  Bojonegoro Night Carnival, Hadirkan Nuansa Era Kejayaan Majapahit dan Berdirinya Bojonegoro

Berdasarkan data yang tercatat di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan M(5,8) ini berkedalaman 124 km.

“Koordinat 9.36 LS-115.59 BT (74 km Tenggara Kuta Selatan- Bali),” tulis BMKG di akun resmi twitter nya.

Leave a Reply