Unik, Seorang Warga di Sampang Temukan Buah Jambu Berlafadz Allah

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Hal tidak terduga ditemukan seorang warga Dusun Tasean, Desa Paseyan, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Pasalnya, warga bernama Ramadhon (45) menemukan buah Jambu biji yang berlafadzkan ‘Allah’.

Dikulit jambu biji tersebut terdapat motif aksara Arab atau memiliki guratan yang berlafadz Allah. Temuan itu baru pertama kali ditemukan sejak beberapa tahun terakhir dirinya menanam pohon jambu.

Kisah unik itu bermula ketika pria yang sehari-hari berprofesi sebagai dekorasi manten itu memetik buah jambunya untuk diberikan kepada salah satu kerabatnya. Namun, tidak jadi karena melihat ada sesuatu yang berbeda dengan buah itu.

Baca Juga:  Hidup Memprihatinkan, Nenek Asal Komis Kedungdung Sampang Ini Butuh Uluran Tangan Pemerintah

“Awalnya saya memetik buah jambu itu untuk dikasihkan pada kerabat. Ketika saya teliti satu per satu, ternyata ada Lafadz Allah,” katanya saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Jumat (27/05/2022) via sambungan telepon.

Ramadhon begitu bersemangat menuturkan ihwal penemuan buah jambu biji itu. Ia mengaku awalnya sangat terkejut saat menemukan buah tersebut bertuliskan lafadz Allah.

“Di bagian kulit buah itu ada guratan bersambung, saya tidak sadar kalau satu di antara buah jambu itu ada tulisan lafadz Allah. Saat saya perhatikan terlihat jelas tulisan lafadz Allah. Jadi, buah itu saya simpan,” tuturnya.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Jadi Inspektur Upacara HUT Ke-76 RI di Gedung Negara Grahadi

Semula ia hanya memberi tahu keluarganya, namun kabar kehadiran buah jambu biji yang tidak biasa itu ternyata menyebar dan membuat para tetangga turut penasaran. Dirinya, berharap membawa berkah baginya dan juga keluarganya.

“Saya sangat terkejut dan hampir tidak percaya. Ini ajaib, benar-benar ajaib, semoga ini sebuah berkah yang nyata bagi saya dan keluarga saya,” ungkapnya.

Untuk memastikan bahwa lafadz Allah itu bukan hasil rekayasa, Ramadhon mengaku sempat memanggil salah satu tetangganya yang memahami perihal tersebut. Ia pun tidak memiliki niat untuk memakannya melainkan akan disimpan sebagai koleksi.

Baca Juga:  Mantan Kepala Desa Prajjan Camplong Beri Ucapan Selamat Kepada Anggota BPD yang Baru Dilantik

“Ternyata itu asli katanya. Nggak mau dimakan, saya simpan saja karena ini unik dan saya baru menemukan ini. Lebih ke bersyukur, senang dan terenyuh juga,” tandasnya.

Temukan Kami: