BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pansus III DPRD Bojonegoro menyoroti LKPJ terkait kesejahteraan masyarakat dan kemiskinan.
Ahmad Supriyanto Anggota Pansus III dari Fraksi Golkar mengatakan bahwa Pansus III juga mencatat serta mengkritisi terkait LKPJ terkait kesejahteraan masyarakat dan kemiskinan.
Menurutnya, Pemkab Bojonegoro harus ada program yang revolusioner untuk penanggulangan kemiskinan
“Harus ada program yang revolusioner, bantuan yang sekarang perlu ditingkatkan kembali,” harapnya.
Politisi Golkar tersebut menyebutkan dalam pertemuan LKPJ dengan Dinas Sosial Pihak Pansus III tetap akan memberi rekomendasi catatan khusus bagi Dinas Sosial, dari temuan Pansus III setelah dikalkulasi ada sekitar 160 ribuan penerima bantuan, dari 12 Program bantuan dari Pemerintah, sedangkan Angka kemiskinan dikisaran 166 ribu warga.
“Maka itu inputing data itu sangat penting, di Bojonegoro itu ada 12 jenis jumlah bantuan dari Pemerintah, namun ada sekitar 160 ribuan penerima dan angka kemiskinan ada sekitar 166 jadi klop lah, saya kira Pemkab harus ada evaluasi kembali dan ada program pengentasan kemiskinan yang revolusioner,” sambungnya.
Saat disingung Rekomendasi dari Pansus III yang rencana dibacakan pada hari ini, Ahmad Supriyanto menegaskan sesuai rapat internal Pansus III tetap akan memberi catatan pada eksekutif.
Bahwa Pemkab harus mempunyai team khusus untuk mengentaskan kemiskinan dan ada ide ide yang cemerlang serta program program kemiskinan yang revolusioner.
“Hasil rapat dengan Dinas Sosial sebenarnya sudah tepat sasaran, tapi bagaimana bisa dievaluasi lagi, bagaimana yang telah dibantu tidak miskin lagi, bantu itu kan tidak hanya makan saja kan, tapi bagaimana pada arah pemberdayaan kepada warga miskin, mungkin bisa dengan pelatihan pelatihan,” pungkasnya

















