Soal Kemiskinan, Pansus III DPRD Bojonegoro Sarankan Pemkab Harus Punya Program yang Revolusioner

- Admin

Rabu, 23 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pansus III DPRD Bojonegoro menyoroti LKPJ terkait kesejahteraan masyarakat dan kemiskinan.

Ahmad Supriyanto Anggota Pansus III dari Fraksi Golkar mengatakan bahwa Pansus III juga mencatat serta mengkritisi terkait LKPJ terkait kesejahteraan masyarakat dan kemiskinan.

Menurutnya, Pemkab Bojonegoro harus ada program yang revolusioner untuk penanggulangan kemiskinan

“Harus ada program yang revolusioner, bantuan yang sekarang perlu ditingkatkan kembali,” harapnya.

Politisi Golkar tersebut menyebutkan dalam pertemuan LKPJ dengan Dinas Sosial Pihak Pansus III tetap akan memberi rekomendasi catatan khusus bagi Dinas Sosial, dari temuan Pansus III setelah dikalkulasi ada sekitar 160 ribuan penerima bantuan, dari 12 Program bantuan dari Pemerintah, sedangkan Angka kemiskinan dikisaran 166 ribu warga.

Baca Juga:  Polda Jatim Terus Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

“Maka itu inputing data itu sangat penting, di Bojonegoro itu ada 12 jenis jumlah bantuan dari Pemerintah, namun ada sekitar 160 ribuan penerima dan angka kemiskinan ada sekitar 166 jadi klop lah, saya kira Pemkab harus ada evaluasi kembali dan ada program pengentasan kemiskinan yang revolusioner,” sambungnya.

Saat disingung Rekomendasi dari Pansus III yang rencana dibacakan pada hari ini, Ahmad Supriyanto menegaskan sesuai rapat internal Pansus III tetap akan memberi catatan pada eksekutif.

Bahwa Pemkab harus mempunyai team khusus untuk mengentaskan kemiskinan dan ada ide ide yang cemerlang serta program program kemiskinan yang revolusioner.

Baca Juga:  Peduli kepeda Masyarakat, Horex Quds Royal Hotel Kota Surabaya Gelar Donor Darah

“Hasil rapat dengan Dinas Sosial sebenarnya sudah tepat sasaran, tapi bagaimana bisa dievaluasi lagi, bagaimana yang telah dibantu tidak miskin lagi, bantu itu kan tidak hanya makan saja kan, tapi bagaimana pada arah pemberdayaan kepada warga miskin, mungkin bisa dengan pelatihan pelatihan,” pungkasnya

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Pemkab Sumenep Bersama Basnas, Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdamak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru