Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

- Admin

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SUARABANGSA.co.id – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung plus seluruh lintas tridharma Jakarta dan aliansi masyarakat sipil datangi Istana Merdeka sampaikan tiga tuntutan, Kamis (09/04/2026).

Ketiga tuntutan itu menurut Mu’ammar Rizal Fauzi, salah satu peserta aksi, yaitu mendesak Prabowo Subianto untuk Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP), Penyelamatan logam tanah jarang dari dominasi asing, dan mendesak penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Pemerintah perlu segera melakukan pembenahan agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan publik. Kami melihat ada persoalan serius dalam arah kebijakan hari ini,” katanya.

Baca Juga:  Tingkatkan Konsumsi Ikan, KPP RI Gelar Gemarikan di Probolinggo

Ia juga menyampaikan Negara harus kembali fokus pada kepentingan rakyat, bukan pada kebijakan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan ketimpangan.

“Sektor pendidikan hingga saat ini masih menghadapi berbagai persoalan mendasar, seperti ketimpangan akses, kualitas infrastruktur, dan kesejahteraan tenaga pendidik harus diperhatikan,” ujar Ketua PC PMII Jakarta Pusat itu.

Mu’ammar juga menambahkan pihaknya akan terus mengawal kebijakan pemerintah melalui berbagai aksi lanjutan apabila tuntutan tidak mendapat respons.

“Kami akan terus memantau dan mengawal kebijakan pemerintah melalui aksi lanjutan, apa bila tuntutan kami ini tidak didengar atau direspon,” pungkasnya.

Baca Juga:  DPC Gerindra Pamekasan Siap Menjadikan Prabowo Sebagai Presiden RI yang ke-8

Aksi yang bertajuk Tritura, tiga tuntutan rakyat itu berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan serta berjalan kondusif dan tertib.

Penulis : Wimbo

Editor : Putri

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pohon Tumbang Timpa Sekolah dan Puluhan Rumah Warga, Satu Orang Terluka

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Jumat, 4 April 2025 - 11:01 WIB

Sistem Keamanan Dipertanyakan, Komisi IV DPRD Sampang Prihatin ada Pasien Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya

Kamis, 3 April 2025 - 15:46 WIB

Dinkes Sampang Bakal Telusuri Soal Pasien yang Kabur dari Rumah Sakit Sukma Wijaya, Benarkah Ada Kelalaian?

Kamis, 3 April 2025 - 07:53 WIB

Pasien Rumah Sakit Sukma Wijaya Kabur, Bukti Lemahnya Sistem Keamanan dan Pengawasan

Berita Terbaru