JAKARTA, SUARABANGSA.co.id – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung plus seluruh lintas tridharma Jakarta dan aliansi masyarakat sipil datangi Istana Merdeka sampaikan tiga tuntutan, Kamis (09/04/2026).
Ketiga tuntutan itu menurut Mu’ammar Rizal Fauzi, salah satu peserta aksi, yaitu mendesak Prabowo Subianto untuk Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP), Penyelamatan logam tanah jarang dari dominasi asing, dan mendesak penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
“Pemerintah perlu segera melakukan pembenahan agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan publik. Kami melihat ada persoalan serius dalam arah kebijakan hari ini,” katanya.
Ia juga menyampaikan Negara harus kembali fokus pada kepentingan rakyat, bukan pada kebijakan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan ketimpangan.
“Sektor pendidikan hingga saat ini masih menghadapi berbagai persoalan mendasar, seperti ketimpangan akses, kualitas infrastruktur, dan kesejahteraan tenaga pendidik harus diperhatikan,” ujar Ketua PC PMII Jakarta Pusat itu.
Mu’ammar juga menambahkan pihaknya akan terus mengawal kebijakan pemerintah melalui berbagai aksi lanjutan apabila tuntutan tidak mendapat respons.
“Kami akan terus memantau dan mengawal kebijakan pemerintah melalui aksi lanjutan, apa bila tuntutan kami ini tidak didengar atau direspon,” pungkasnya.
Aksi yang bertajuk Tritura, tiga tuntutan rakyat itu berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan serta berjalan kondusif dan tertib.
Penulis : Wimbo
Editor : Putri

















