Tensi Pilkades PAW Bandungrejo Bojonegoro Memanas, Warga Keluhkan Adanya Tekanan dan Dugaan Provokasi

- Admin

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Situasi di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, dilaporkan memanas menyusul dinamika tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian Antar Waktu (PAW).

Aksi massa yang mendatangi Balai Desa hingga kediaman anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada Kamis (12/2/2026) mulai menimbulkan keresahan di kalangan warga setempat.

Ketegangan bermula sejak Kamis pagi hingga malam hari. Sejumlah kelompok massa mendatangi Balai Desa Bandungrejo guna mempertanyakan kejelasan pembentukan panitia Pilkades PAW yang hingga kini belum rampung dilakukan oleh BPD.

Tidak hanya di kantor desa, massa dikabarkan juga mendatangi rumah pribadi sejumlah anggota BPD untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.

Baca Juga:  Setia Jaga Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran, Ketua Fraksi PAN : Terima Kasih Polres Sumenep

Meski aksi tersebut diklaim sebagai bentuk pengawalan demokrasi desa, suara berbeda muncul dari akar rumput.

Dari investigasi awak media Suara bangsa Sebagian warga, terutama petani yang menginginkan ketenangan, mengaku merasa was-was dengan pola pergerakan massa tersebut.

“Saya tidak tahu tujuannya apa, yang jelas kami orang kecil hanya ingin tenteram,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Hari Jumat 13/2/2026, Bojonegoro provinsi Jawa timur.

Ia menambahkan bahwa suasana desa menjadi mencekam karena kehadiran massa dalam jumlah besar secara berkelompok (grudukan) dan bergelombang, Hinga malam.
Warga tersebut juga menduga adanya pihak tertentu yang memicu situasi ini agar semakin keruh.

Baca Juga:  Menguapnya Dana Desa Talok, Antara Temuan Rp 300 Juta dan Bungkamnya Otoritas

“Saya rasa ada yang mengompori, karena perilaku seperti ini bukan kebiasaan warga sini yang biasanya mengedepankan musyawarah,” tegasnya.

Ketidakhadiran BPD di tengah kerumunan massa dinilai oleh sebagian pihak sebagai langkah untuk menghindari pengambilan keputusan di bawah tekanan.

Berdasarkan aturan, pembentukan panitia Pilkades harus dilakukan melalui prosedur yang sah dan bebas dari intimidasi agar hasilnya memiliki legitimasi hukum.

“Saya rasa betul pak, kalau BPD tidak datang. Soalnya kalau datang, pasti akan dipaksa untuk menyepakati permintaan orang-orang yang datang itu,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Bandungrejo masih dalam pantauan pihak berwenang.

Baca Juga:  Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kejari Bojonegoro Gelar Lomba Cerdas Cermat

Hal yang sama juga disampaikan oleh Handoyo warga yang tak jauh dari Bandungrejo, Handoyo menduga persoalan Bandungrejo tak lain kelompok pendemo dan BPD kalau melihat konteksnya hampir mirip dan sama, pendemo minta segera dibuat kan tahapan, dan BPD merasa tertekan dan menghilang,Kenapa hal ini tidak terjadi saat camat yang lama dan Dinas DPMPD yang lama.

“Ada apa Bandungrejo,Kalau ini tidak ada “kompor” orang luar Bandungrejo tidak gaduh seperti itu, dan bisa jadi diduga pejabat yang lama tidak pro aktif terkait persoalan Bandungrejo (Red:Kecamatan, DPMPD, dsb). kalau pro aktif Bandungrejo tidak gaduh seperti ini,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim
Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda
Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi
Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik
Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri
Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi
Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro
Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:09 WIB

Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Polres Pamekasan Ringkus Pelaku Percobaan Pembunuhan dan Kekerasan Pada Istri Siri

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Polres Pamekasan Ringkus 5 Pelaku Curanmor

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Demi Menyambung Hidup, Warga Blora Curi Rel Kereta Api di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Polsek Warun Pamekasan Ringkus Pelaku Pencurian Tabung Gas dan BBM

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Peras Kepala Dispendik Jatim, Dua Anggota Ormas Diamankan Polda Jatim

Senin, 8 Desember 2025 - 13:36 WIB

Kronologi ABG 13 Tahun di Sampang Disetubuhi Tiga Remaja

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:06 WIB

Pria di Sampang yang Sebar Konten Asusila ke Guru Ditangkap di Camplong

Berita Terbaru