SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Memasuki usia ke-54 tahun, Bluebird terus menunjukkan pertumbuhan bisnis dan transformasi layanan mobilitas yang berkembang bersama kebutuhan masyarakat Indonesia.
Berawal dari layanan taksi reguler, Bluebird kini mengelola ekosistem mobilitas terintegrasi yang hadir di 22 kota di Indonesia dengan berbagai layanan transportasi dan solusi perjalanan.
Di Surabaya, salah satu pusat bisnis dan gerbang mobilitas utama di Jawa Timur, Bluebird telah hadir selama 28 tahun dan terus berkembang mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat. Mobilitas warga Surabaya yang tinggi, mulai aktivitas perkantoran dan usaha, perjalanan menuju bandara dan stasiun, hingga kebutuhan transportasi harian, mendorong Bluebird terus memperkuat layanan yang relevan dengan perkembangan kota.
Transformasi Bluebird tidak hanya terlihat dari perluasan jangkauan wilayah operasional, tetapi juga diversifikasi layanan. Dari layanan taksi reguler, Bluebird kini menghadirkan Cititrans untuk shuttle antarkota, Bluebird Kirim untuk solusi logistik, Goldenbird untuk layanan sewa mobil, serta Bigbird untuk kebutuhan sewa bus. Berbagai layanan tersebut melengkapi ekosistem mobilitas terintegrasi yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan individu maupun korporasi.
Di Surabaya, lebih dari 900 armada Bluebird Group mendukung layanan transportasi yang menjangkau berbagai kebutuhan perjalanan masyarakat lintas generasi.
Penguatan layanan juga dilakukan melalui penambahan armada, termasuk pengoperasian 50 armada kendaraan listrik BYD E6 untuk layanan taksi yang beroperasi dari Bandara Juanda. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Bluebird menghadirkan layanan transportasi yang lebih modern sekaligus mendukung mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk, Monita Moerdani, mengatakan pertumbuhan Bluebird selama lebih dari lima dekade tidak terlepas dari hubungan yang terus dibangun bersama pelanggan, pengemudi, dan karyawan.
“Kami belajar bahwa kepercayaan dibangun melalui konsistensi dalam setiap perjalanan. Karena itu, layanan mobilitas bagi Bluebird lebih dari sekadar armada dan teknologi, tetapi juga tentang manusia di balik setiap perjalanan. Komitmen tersebut kami jaga melalui pengemudi dan karyawan sebagai garda terdepan layanan, sambil terus menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan di berbagai momen,” ujar Monita, Kamis (21/5/2026).
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat perkotaan, kebutuhan terhadap layanan transportasi yang mudah diakses, nyaman, serta memiliki standar layanan konsisten juga terus tumbuh. Menjawab kebutuhan tersebut, Bluebird memperkuat akses layanan melalui berbagai titik strategis mulai kawasan residensial, pusat perbelanjaan, bandara, hingga stasiun.
General Manager Bluebird Group Jawa Timur, Rito Sudarmawan, mengatakan perusahaan juga terus menjaga kualitas layanan melalui peremajaan armada secara berkala serta pelatihan pengemudi.
Bluebird juga memperkuat solusi mobilitas korporasi melalui layanan voucher perjalanan, kontrak sewa kendaraan dan bus, hingga shuttle karyawan. Sepanjang 2025, jumlah pelanggan korporasi Bluebird di Surabaya tumbuh 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Transformasi layanan turut diperkuat melalui aplikasi MyBluebird yang menghadirkan berbagai fitur seperti Fixed Price, Advance Booking, EZPay, dan EZPoints. Tingginya kebutuhan pelanggan terhadap kepastian tarif tercermin dari penggunaan fitur Fixed Price di Surabaya yang tumbuh 52 persen sepanjang kuartal pertama 2026.
Selama 54 tahun tumbuh bersama Indonesia, Bluebird terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan mobilitas yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan jaringan armada yang tersebar di 22 kota, dukungan teknologi digital, serta inovasi layanan berkelanjutan, Bluebird terus menjaga komitmennya menghadirkan mobilitas yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan bagi masyarakat Indonesia.
Penulis : Muji
Editor : Putri

















