Bupati Bojonegoro Sentil Bea Cukai, Terkait Rokok Ilegal

- Admin

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Agenda penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Mitra Produksi Sigaret (MPS) Dander, Bojonegoro, menjadi momentum penting bagi penguatan industri rokok legal dan peningkatan kesejahteraan pekerja lokal.

Dalam acara yang berlangsung pada Senin (25/5/2026) tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Bojonegoro Setyo Wahono sepakat bahwa keberadaan pabrik rokok resmi merupakan pilar penting dalam menekan ruang gerak peredaran rokok ilegal.

Kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur ini disambut hangat oleh jajaran pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selain Direksi PT KAS dan Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni, tampak hadir menyambut Gubernur di antaranya Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, serta Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, S.T.

Turut mendampingi pula Kepala Bakorwil Bojonegoro, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, dan Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro guna memastikan seluruh proses penyaluran bantuan berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Kapolres Bojonegoro Cek Kesiapan Polisi RW

Secara terpisah, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa penyebaran klaster atau sentra industri rokok formal di berbagai daerah memiliki fungsi strategis yang melampaui aspek ekonomi, yakni sebagai benteng penahan laju produk tanpa pita cukai resmi.

“Dengan ditempatkan sentra-sentra di beberapa titik pabrik rokok, hal ini akan mengurangi peredaran rokok ilegal,” ungkap Khofifah di sela-sela agenda kunjungannya.

Lebih lanjut, mantan Menteri Sosial ini memaparkan bahwa langkah taktis ini tidak hanya berhenti di tingkat daerah, melainkan sudah masuk dalam radar kebijakan nasional yang melibatkan kerja sama lintas sektoral.

“Kita terus berkoordinasi dengan koordinator dengan beberapa kementerian, di mana ada beberapa sentra-sentra di beberapa titik agar ada cluster,agar bisa mengurangi peredaran rokok ilegal, dan proses pembahasan ini sudah dalam,” pungkas Khofifah.

Senada dengan Gubernur, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang akrab disapa Mas Hono, mengajak seluruh pelaku industri rokok di wilayahnya untuk memperkuat komitmen penegakan hukum tersebut. Mas Hono menekankan pentingnya kolaborasi hulu-hilir.

Baca Juga:  Balita Penderita Hidrosefalus Anak Keluarga Miskin di Sampang Butuh Uluran Tangan Dermawan

“Kalau hari ini misal ada dari Bea Cukai, kita hari ini bisa (Red:Diskusi) memberantas rokok ilegal. Saya minta tolong kepada pabrik rokok-pabrik rokok untuk kerja sama dalam memberantas rokok ilegal kita bersama-sama,” tegas Mas Hono.

Di samping isu pemberantasan rokok ilegal, Mas Hono menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi nyata industri sigaret kretek tangan dalam menekan angka pengangguran melalui penyerapan ribuan tenaga kerja lokal di Kabupaten Bojonegoro,khususnya yang bernaung di bawah Koperasi Kareb.

“Penyerapan tenaga kerja yang dibantu oleh PT Kareb, saya ucapkan terima kasih. Separohnya saya dibantu Pak Yadi (Sriyadi Purnomo). Tadi saya baru mendengar kenaikan cukai alhamdulillah tidak jadi naik,” imbuhnya.

Terkait dengan penyaluran stimulus ekonomi, Mas Hono memaparkan akumulasi nominal bantuan yang diterima para buruh dari kolaborasi anggaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia selalu mengimbau agar dana besar tersebut dialokasikan untuk sektor produktif.

Baca Juga:  Momen Lebaran Ketupat, Seluruh Destinasi Wisata di Sampang Tetap Tutup

“Untuk teman-teman buruh, untuk menggunakan dana BLT CHT ini bisa digunakan produktif. Dari kami (Pemkab) 850 ribu rupiah, dari provinsi 1 juta rupiah. Ini bisa dibuat beli kambing atau investasi emas, jangan gunakan hal-hal yang konsumtif, jangan digunakan kebutuhan yang hanya sekali pakai,” terang Mas Hono.

Sebelumnya, bantuan stimulan dari Pemkab Bojonegoro senilai Rp850 ribu tersebut dilaporkan telah sukses dieksekusi dan diserahkan kepada para buruh sejak tanggal 13 Mei lalu.

Agenda kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur ditutup dengan penyerahan kelanjutan program BLT DBHCHT secara simbolis kepada perwakilan buruh pabrik rokok guna memperkuat bantalan ekonomi para pekerja padat karya.

Selain menyalurkan bantuan sosial, Gubernur Khofifah juga meresmikan Masjid Nur Khofifah yang berdiri di dalam kompleks MPS Dander.

Penulis : Taqim

Editor : Putri

Berita Terkait

EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur
Niat Mengais Rezeki di Area CFD Alun-Alun Bojonegoro, Lapak PKL Terlibat Kericuhan Dengan Petugas
54 Tahun Bluebird Tumbuh Bersama Indonesia, Kelola Layanan Mobilitas di 22 Kota
Tak Sekadar Pameran Otomotif, IIMS Surabaya 2026 Hadirkan Sport Entertainment
Harapan Ketua DPRD Bojonegoro terkait KDMP yang Diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto
Koperasi Desa Merah Putih di 85 titik di Bojonegorodari 396 Titik Diresmikan
Taro Ramaikan Kampung Ramadan di Jombang, Ajak Keluarga Berpetualang dalam Kebaikan
Balik Jengger Ayam GAYATRI: Harapan dan Kecemasan Suraji di Tanjungharjo Bojonegoro

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Sabtu, 31 Mei 2025 - 12:07 WIB

Nelayan Sumenep Temukan 35 Kg Narkoba Mengambang di Lautan

Berita Terbaru