Dua Ratus Pengayuh Becak di Bojonegoro Dapat Berkah dari Presiden Prabowo

- Admin

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyalurkan bantuan 200 unit becak listrik produksi PT Pindad kepada para pengayuh becak di wilayah Bojonegoro, Selasa (10/3/2026).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, di Pendopo Malowopati.

Acara penyerahan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua DPRD Abdullah Umar, jajaran pimpinan DPRD, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Bojonegoro.

Secara terpisah Bupati Setyo Wahono memberikan penegasan khusus mengenai sumber bantuan yang berasal dari inisiatif personal dari Presiden RI Prabowo Subianto.

“Becak listrik ini murni adalah pembiayaan pribadi Pak Presiden Prabowo Subianto lewat Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN)
(YGSN). Minimal kriterianya adalah usia pengemudi becak yang usianya 50 tahun,” terangnya.

Baca Juga:  Soal Pembelian Mobil Dinas Baru, Bupati Bojonegoro: Pembelian Mobil Dinas Kita Hentikan

Pemilihan kriteria usia ini bertujuan agar para pengayuh becak yang sudah senior mendapatkan bantuan teknologi untuk meringankan beban fisik mereka saat mencari nafkah.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa bantuan ini mengusung misi efisiensi biaya operasional sekaligus pelestarian alam. Penggunaan motor listrik dinilai jauh lebih ekonomis dibandingkan tenaga manual.

“Harapan yang kedua adalah penggunaan energi termurah dan bukan energi manusia (red: listrik). Pak Presiden juga mengarahkan kita untuk menggunakan ramah lingkungan yaitu listrik,” ungkap Setyo Wahono.

Baca Juga:  Pengurus IPSI Kecamatan Dilantik, Ini Harapan Bupati Bojonegoro

Tidak berhenti pada sektor transportasi becak, Bupati Setyo Wahono juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengusulkan bantuan bagi sektor UMKM lainnya, khususnya para pedagang keliling.

“Ya tadi kita juga usulkan juga agar ada bantuan untuk pedagang mlijo (red: Rengkek). Kalau becak kan untuk angkut (penumpang), nah harapannya pedagang rengkek juga bisa tersentuh,” tambahnya.

Dalam pantauan Awak media SUARABANGSA.co.id, Suasana Alun-Alun Bojonegoro tampak semarak saat ratusan pengayuh becak melakukan konvoi bersama jajaran pejabat daerah.

Bupati Setyo Wahono beserta para kepala OPD turut naik ke atas becak listrik tersebut untuk berkeliling di kota Bojonegoro sampai di alun-alun dan finish di pendopo, hal ini sebagai bentuk dukungan moral.

Baca Juga:  Kayu Kerangka Lapuk, Atap Ruang Perpustakaan Sekolah Dasar di Sampang Ambruk

Dari berbagai sumber yang awak media terima, Sebagai bentuk apresiasi langsung, Bupati juga menginstruksikan para pejabat yang menumpang untuk memberikan uang tips sebesar Rp100.000 kepada setiap pengayuh becak.

Dan dari pengumpulan informasi becak yang seharga 22 juta,dari jarak tempuh kurang lebih 35 kilometer dan diproduksi teknologi dari PT Pindad ini kolaborasi bersama salah satu produsen sepeda listrik dari cina yaitu Viar, para pengayuh di Kota Ledre kini memiliki daya jangkau yang lebih luas dengan biaya operasional minim, sekaligus mendukung terciptanya ramah lingkungan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026
Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru