Niat Mengais Rezeki di Area CFD Alun-Alun Bojonegoro, Lapak PKL Terlibat Kericuhan Dengan Petugas

- Admin

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Kericuhan sempat pecah di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-alun Bojonegoro pada Minggu (24/5/2026) pagi.

Ketegangan dipicu oleh kesalahpahaman saat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) oleh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Plt Dinas Perdagangan setempat, tepat di samping panggung utama acara jalan santai Palang Merah Indonesia (PMI) yang turut dihadiri oleh Wakil Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro.

Peristiwa bermula saat Fira, pedagang yang kesehariannya berjualan di depan masjid, memilih bergeser ke area samping panggung PMI guna memanfaatkan momentum keramaian pengunjung.

Baca Juga:  SMSI Award 2025 Gerakkan Sektor Ekonomi, Puluhan Pelaku UMKM Dilibatkan

Namun, keberadaan lapak di area tersebut dinilai mengganggu sterilisasi jalannya acara protokoler, sehingga petugas meminta pedagang segera menyingkir.

Fira mengaku pada awak media telah mencoba kooperatif dengan mengikuti arahan awal petugas untuk menaikkan lapaknya ke atas trotoar agar tidak menghalangi jalur utama pejalan kaki.Namun, ia merasa tindakan petugas di lapangan terlalu represif.

“Saya sudah naik ke trotoar, agar tidak mengganggu pejalan kaki, namun petugas perempuan tetap memaksa menghalangi dan setiap ada yang beli disuruh pergi,” ungkap Fira, warga Desa Ngrowo, saat ditemui di lokasi kejadian.

Ketegangan memuncak ketika rekan pria Fira (red:Suami) sedang berusaha mencari lokasi alternatif.
Di saat yang sama, sejumlah pembeli datang menghampiri lapak. Fira berniat melayani pembeli tersebut terlebih dahulu, namun petugas tetap bersikap tegas mendesak agar lapak segera dikosongkan.

Baca Juga:  DKPP Bojonegoro Buat Gerakan Swasembada Lewat Inovasi Olahan Pangan, Begini Harapan Bupati Bojonegoro

Akibat komunikasi yang memanas, situasi di lokasi jualan pun menjadi tidak kondusif hingga berujung chaos.

Secara terpisah, awak media Suara Bangsa mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Satpol PP Bojonegoro, Masirin, terkait insiden tersebut. Namun, Masirin memberikan keterangan yang berbeda.

Ia membantah adanya kericuhan atau permasalahan yang terjadi di lapangan.

“Tidak ada cerita,” ujar Masirin singkat saat dikonfirmasi, sembari berlalu meninggalkan lokasi acara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak Plt Dinas Perdagangan maupun pihak penyelenggara acara terkait prosedur penertiban tersebut.

Baca Juga:  Pasar Pangan Murah Jatim di Jember, Ada Ikan Tongkol hingga Layang Benggol

Peristiwa ini sendiri sempat menyita perhatian Ribuan para pengunjung CFD dan memicu diskusi publik mengenai pentingnya pendekatan humanis dalam penataan PKL di ruang publik, terutama saat berlangsungnya agenda kedinasan.

Dalam acara PMI dalam gelaran jalan santai ini dihadiri pejabat teras Bojonegoro, Nurul Azizah Wakil Bupati Bojonegoro dan Ninik Sumiati selaku kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro.

Penulis : Taqim

Editor : Putri

Berita Terkait

Hadir di Wilbex 2026, National Hospital Buka Konsultasi Gratis Bagi Pengunjung
XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta
VinFast Dorong Konsumen Tak Khawatir Beralih ke Mobil Listrik
GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan
Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru