Harapan Ketua DPRD Bojonegoro terkait KDMP yang Diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto

- Admin

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) resmi mulai bergulir sebagai pilar baru perputaran ekonomi mandiri di tingkat pedesaan.Di Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 85 titik gerai KDMP dinyatakan siap beroperasi, menyusul peresmian massal 1.610 titik KDMP di Nganjuk yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, H. Abdulloh Umar, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besarnya terhadap peluncuran program strategis nasional tersebut.

Menurutnya, kehadiran KDMP harus mampu menjadi motor penggerak utama dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat secara nyata di tingkat akar rumput.

“Presiden Prabowo hari ini meresmikan 1.610 titik KDMP di Nganjuk. Di Bojonegoro sendiri ada 85 titik dari 396 KDMP yang juga siap beroperasi hari ini. Semoga dengan adanya koperasi ini, warga Bojonegoro makin sejahtera,” ujar Abdulloh Umar saat memberikan keterangan kepada media.

Baca Juga:  Polisi Bojonegoro Ini Terima Penghargaan Babinkamtibmas Inovatif dari Kapolda Jatim

Menjawab pertanyaan terkait aspek legalitas, politisi yang memimpin legislatif Bojonegoro tersebut menegaskan bahwa KDMP memiliki landasan hukum yang kuat sebagai koperasi resmi.

Ia menggarisbawahi bahwa skema ini sangat berbeda dengan ritel atau toko modern swasta pada umumnya yang bersifat kapitalistik.

Sesuai regulasi perkoperasian yang berlaku, seluruh keuntungan yang didapat dari operasional KDMP akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU).

Atas dasar kekuatan hukum ini, warga Bojonegoro memiliki hak penuh dan sangat diharapkan untuk segera mengintegrasikan diri sebagai anggota.

Baca Juga:  Mendapat Perhatian Pemkab Sumenep, Pengrajin Batik Beddey Kembali Bangkit

“Karena KDMP ini tidak sama dengan toko modern, maka sistemnya sudah berbadan SHU (Sisa Hasil Usaha). Oleh karena itu, warga Bojonegoro diharapkan bisa ikut bergabung menjadi anggota koperasi,” urai Abdulloh Umar secara lugas.

Dari pengalian informasi awak media Suara bangsa, pembangunan KDMP di Kabupaten Bojonegoro diproyeksikan akan memiliki total 396 unit KDMP yang tersebar di berbagai wilayah desa.

Saat ini, dinamika pengembangannya terbagi ke dalam dua tahapan utama,
Sebanyak 85 unit telah rampung secara operasional dan resmi mulai berjalan berbarengan dengan momentum peresmian nasional.

Baca Juga:  Dampak Kegaduhan Pagar Laut dan Isu LPG, Omset UMKM di Bojonegoro Menurun

Sisa 311 unit lainnya saat ini sedang dikebut secara bertahap, baik dari segi penyelesaian konstruksi fisik, legalitas lahan, maupun penyiapan sumber daya manusia (SDM) pengurus.

Program KDMP ini ke depan dirancang untuk mengolaborasikan berbagai potensi lokal.

Selain menyajikan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat desa, koperasi ini juga akan bertindak sebagai pengelola logistik pangan serta wadah bagi produk-produk UMKM lokal.

Melalui prinsip dari, oleh, dan untuk anggota, KDMP diharapkan mampu membangun ketahanan ekonomi yang mandiri di tingkat desa.

Penulis : Taqim

Editor : Putri

Berita Terkait

XPENG Perluas Pasar Mobil Listrik Pintar di Jawa Timur lewat GIIAS Surabaya 2026
GIIAS Surabaya 2026, BYD Perkenalkan M6 DM untuk Mobilitas Keluarga
GIIAS Surabaya 2026, Wamenperin Soroti Pertumbuhan Kendaraan Ramah Lingkungan
BAIC T1 Jadi Andalan Baru di GIIAS Surabaya 2026, Harga Spesial Rp 393 Juta
VinFast Dorong Konsumen Tak Khawatir Beralih ke Mobil Listrik
GIIAS Surabaya 2026 Perluas Area Pameran, Hadirkan 37 Merek Kendaraan
Tegaskan BUMN Bukan Milik Penguasa, Pidato Presiden Prabowo Raih Tepuk Tangan Riuh Eksekutif-Legislatif Bojonegoro
VinFast Perluas Layanan Purnajual, Jaringan Servis Tembus 100 Outlet

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Berita Terbaru