SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2026 Surabaya akan hadir dengan konsep berbeda tahun ini. Tak hanya menampilkan kendaraan dan industri otomotif, ajang tersebut juga memadukan unsur olahraga dan hiburan melalui konsep sport entertainment.
General Manager PT Dyandra Promosindo Rudi MF mengatakan, konsep tersebut menjadi tema utama dalam penyelenggaraan IIMS Surabaya yang digelar pada 26-31 Mei 2026 di Grand City Surabaya.
“Jadi tahun ini IIMS bukan hanya pameran otomotif, tetapi ada aktivitas olahraga dan hiburan yang kami hadirkan untuk pengunjung,” kata Rudi, Selasa (19/5/2026).
Menurut dia, konsep sport entertainment sebelumnya telah diterapkan dalam pelaksanaan IIMS di Jakarta. Selanjutnya, konsep serupa akan dibawa ke sejumlah kota lain, termasuk Surabaya.
Selama enam hari pelaksanaan, panitia menyiapkan berbagai kegiatan pendukung seperti mabar padel, running, kompetisi olahraga, fun rally, hingga kegiatan komunitas motor.
Rudi menuturkan, kawasan Grand City dinilai mendukung konsep tersebut karena memiliki fasilitas yang memadai, termasuk lapangan padel yang akan digunakan selama acara berlangsung.
Selain kegiatan olahraga, pengunjung juga akan disuguhi hiburan musik dan penampilan sejumlah influencer. Bahkan, tiket hiburan pada Sabtu disebut hampir habis terjual.
Di sisi lain, luas area pameran tahun ini juga bertambah dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 area pameran sekitar 10.000 meter persegi, kini meningkat menjadi hampir 12.388 meter persegi.
Penambahan area dilakukan untuk menampung lebih banyak exhibitor sekaligus meningkatkan jumlah pengunjung selama pameran berlangsung.
Panitia juga menghadirkan agenda baru berupa Indonesia Coffee Expo yang akan digelar setiap Jumat hingga Minggu selama acara berlangsung. Sekitar 50 merek kopi lokal dijadwalkan ikut meramaikan pameran tersebut.
Rudi mengatakan, optimisme penyelenggaraan IIMS Surabaya tahun ini turut dipengaruhi hasil positif pelaksanaan IIMS Jakarta yang mencatat nilai transaksi mencapai Rp 9,2 triliun.
Sementara di Surabaya, panitia menargetkan transaksi lebih dari Rp 260 miliar selama enam hari pelaksanaan. Jumlah pengunjung pun diharapkan meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar 32.000 orang.
“Harapannya antusiasme pengunjung di Surabaya juga semakin tinggi,” ujar Rudi.
Penulis : Muji
Editor : Putri

















