Menyesap Gurihnya Kikil Legendaris Mbah Su, Kuliner Malam Tersembunyi di Desa Pacul

- Admin

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Di saat sebagian besar aktivitas warga Desa Pacul, Kecamatan Kota Bojonegoro, mulai melambat seiring tenggelamnya matahari, sebuah sudut sederhana justru mulai menampakkan denyut kehidupan.

Di sinilah tempat Mbah Su, sosok maestro kuliner legendaris, meracik kehangatan melalui sepiring kikil dan gulai yang telah melintasi zaman. Bojonegoro Hari Rabu 14/1/2026. Provinsi Jawa timur.

Masakan Mbah su selalu habis Sebelum Tengah Malam, Ada yang tidak biasa dengan, manajemen waktu warung Mbah Su.

Jika umumnya menu pecel dan lodeh identik dengan sarapan pagi, Mbah Su justru setia menyapa pelanggannya mulai pukul 19:00 WIB atau selepas Isya.

Meski jam operasionalnya tergolong singkat, daya tariknya tak main-main.
“Biasanya jam 21:00 sudah mulai sepi karena barangnya sudah habis, paling lama jam 23:00,” ujar Mbah Su sembari melayani pembeli.

Baca Juga:  Rayakan HUT Bhayangkara Ke-74 Tahun 2020, Ini Harapan Kapolda Jatim

Kecepatan ludesnya dagangan ini menjadi bukti sahih bahwa rasa tidak pernah berbohong.
Dedikasi di Balik Tungku Secara edukatif, kita belajar tentang konsistensi, Semua itu dialami oleh Mbah su sendiri.

Meski usia tak lagi muda, Mbah Su tetap memegang kendali penuh di dapur,. Dari Proses memasak kikil hingga mencapai tekstur yang empuk sempurna dan pengolahan nasi dilakukan oleh tangan beliau sendiri.

Sang adik turut setia membantu di sisi pelayanan, menciptakan harmoni kerja keluarga yang hangat.
Menu yang disajikan cukup beragam, mulai dari, Lontong/Nasi Pecel, Dengan siraman sambal kacang khas.
Sayur Lodeh, Yang kaya akan rempah dan santan.

Baca Juga:  Demi Turunkan Kemiskinan Esktrim, Bupati Bojonegoro Akan Naikan IPM

Gulai dan Kikil (Primadona), Kuah gulai yang kental, berlemak, dan “nendang” menjadi incaran utama.

Salah satu pelanggan, Anik, mengaku terkesan dengan porsi dan harganya.
“Satu mangkuk gulai kalau dimakan pakai lontong bisa buat dua orang. Murah, sekitar 50 sampai 60 ribu saja, tapi rasanya benar-benar mantap,” ungkapnya.

Mbah Su menjalankan usahanya bukan sekadar mencari keuntungan materi, melainkan menjaga amanah pelanggan.

Saat ditanya Oleh Suara bangsa.co.id mengenai ketersediaan bahan, beliau menjawab dengan filosofi Jawa yang kental,

Baca Juga:  Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

“Ya sekadarnya, asal orang datang tidak kecelik (kecewa karena kosong) dan kecewa.”ungkapnya.

Tak heran, saat adzan Isya berkumandang, antrean mulai mengular. Mulai dari aparatur sipil negara (PNS) yang baru pulang lembur, hingga para santri pondok pesantren sekitar yang mencari kehangatan di tengah malam.

Kikil Mbah Su di Desa Pacul bukan sekadar tempat makan, melainkan saksi bisu bagaimana sebuah resep tradisional yang dijaga dengan integritas mampu bertahan di tengah gempuran zaman.

Bagi Anda pemburu kuliner malam, saat Medayhoh di Bojonegoro, pastikan hadir lebih awal sebelum aroma gurih gulainya menguap bersama malam.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Pedas Mantap Rica-Rica Dewi Artika, Permata Kuliner di Gerbang Desa Mojodeso
Memiliki Citarasa yang Nikmat, Bakso Pentol Lek Mat Plesungan Bojonegoro Ludes dalam Sekejap
Pentol Gepek, Jajanan asal Ambunten Sumenep yang Tetap Eksis dan Jadi Primadona
Dijamin Halal, Roji Ramen Makanan Khas Jepang Hadir di Surabaya
Yuk Rasakan Kenikmatan Kaldu Bakso Mbak Ana, Rasanya Nampol Banget
Ingin Menikmati Kaldu Kokot, Coba Kaldu 76 di Pamekasan Ini, Rasanya Nuekmat Pol
Warga Bojonegoro Ini Raup Untung Puluhan Juta, Manfaatkan Momen Ramadhan
Rekomended, 7 Warung Pecel di Bojonegoro yang Cocok Buat Buka Puasa

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:36 WIB

Gubernur Jatim dan Bupati Setyo Wahono Kompak Layani Swafoto Ribuan Buruh di Dander

Senin, 25 Mei 2026 - 15:50 WIB

Kunjungi Bojonegoro, Gubernur Jatim Serahkan BLT DBHCHT Buruh Rokok dan Resmikan Masjid Nur Khofifah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:14 WIB

Diisukan Masalah Ijazah, Anggota DPRD Bojonegoro SP Siap Laporkan Balik Pihak Pelapor jika Tak Terbukti

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:56 WIB

Pelaku Gendam Seorang Nenek Warga Sukosewu Bojonegoro Terbongkar, Dalih Diberangkatkan Berangkat Haji

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:47 WIB

Ojol Bojonegoro Berduka Gara-Gara Penerangan Jalan Gelap, Tubruk Sepeda Motor Parkir di Jalur Laju Sepeda

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:37 WIB

Terganjal Rekomtek BBWS, 40 Paket Proyek Pengairan di Bojonegoro Masih Tertahan

Senin, 18 Mei 2026 - 03:54 WIB

Sinergi Lawan Spekulan, Polres dan Bulog Bojonegoro Kawal Petani Jagung dari Hulu Hingga Hilir

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:12 WIB

Dituduh Jadi ‘Cepu’ Mafia Solar, Pekerja SPBU Glagahwangi Bojonegoro Dipecat Sepihak Tanpa Pesangon

Berita Terbaru

Ekonomi

Bupati Bojonegoro Sentil Bea Cukai, Terkait Rokok Ilegal

Senin, 25 Mei 2026 - 16:39 WIB