BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro memperkuat sinergi dengan Perum Bulog Subdivre Bojonegoro untuk menjaga stabilitas sektor pertanian jagung. Hari senin 18/5/2026, Bojonegoro provinsi Jawa timur.
Langkah ini diambil guna mengawal nasib para petani sekaligus mempersempit ruang gerak para spekulan yang sering kali mempermainkan harga pasar saat musim panen raya.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi., menyatakan bahwa penyerapan hasil panen jagung yang dilakukan saat ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kewenangan Bulog yang membawahi tiga wilayah kabupaten, yakni Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.
“Dalam penyerapan jagung kita juga membantu Bulog,kendalanya adalah kita menaungi tiga kabupaten,(Red: Tuban ,Bojonegoro,Lamongan) dan kita juga membantu kepada kelompok-kelompok tani agar menjual nya ke Bulog, seperti apa yang disampaikan oleh bapak presiden,kita adalah bangsa yang besar,kita bisa berdiri kalau bisa menjual kepada negara,dari negara ke negara,tak ubahnya seperti siklus KDMP, jadi dari rakyat,oleh rakyat,untuk rakyat” ungkapnya.
Lanjutnya, Kerja sama lintas institusi ini tidak hanya berfokus pada hilir atau proses penyerapan hasil bumi, melainkan mencakup pengawalan total dari hulu. Sebagai langkah konkret menghadapi spekulan, Polres dan Bulog melakukan pembinaan intensif terhadap kelompok-kelompok tani di wilayah setempat,
“Dengan bantuan dari pupuk dan bibit dari pemerintah kepada kelompok tani adalah bagaimana ini bentuk ,pengawalan dari pemerintah untuk kelompok tani,jadi kita berharap ke kelompok tani, karena dari pemerintah maka,menjualnya juga ke pemerintah (red:Bulog),” ungkap
AKBP Afrian Satya Permadi.
Lanjutnya,Pembinaan tersebut diwujudkan dalam bentuk pengawasan dan pendampingan penyaluran bantuan, mulai dari penyediaan bibit jagung berkualitas, pengawalan distribusi pemupukan agar tepat sasaran, hingga kepastian penyerapan hasil panen dengan harga yang layak dan stabil.
Melalui strategi penyerapan yang terintegrasi ini, diharapkan ketahanan pangan di wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan tetap terjaga, sekaligus memberikan rasa aman bagi para petani dari praktik tengkulak yang merugikan,maka polres Bojonegoro dan Bulog bersinergi demi swasembada pangan dari sektor Pertanian jagung.
” Sudah, kita sudah kerja sama dengan Bulog” pungkasnya.
Penulis : Taqim
Editor : Putri

















