Setelah Desa Sembung, Kini Desa Wedi Bojonegoro Mengunakan Sepeda Listrik Ramah Lingkungan

- Admin

Sabtu, 10 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id Program hemat energi yang digagas oleh pemerintah pusat dalam era sekarang disambut baik oleh tingkat daerah mau pun ditingkat Rukun Tetangga.

Dua desa Yaitu Desa Sembung dan Desa Wedi di kecamatan Kapas kabupaten Bojonegoro, membuat program sepeda listrik untuk Rukun tetangga dan warga serta perangkat desa, membuat Viral di medsos Bojonegoro. Sabtu 10/6/2023.

Moch. Arif Wahyudin kepala Desa sembung sebelum berangkat haji mengatakan awak media SUARABANGSA.co.id semua Rukun Tetangga di desa sembung telah mengunakan sepeda listrik yang ramah lingkungan.

Baca Juga:  DPRD Bojonegoro Sosialisasi Propemperda di Dapil 5

“21 RT sembung sekarang mengunakan sepeda listrik yang ramah lingkungan,” ungkapnya.

Hal tersebut ternyata konsep tersebut ditiru oleh Desa Wedi kecamatan kapas, yang dimana sepeda listrik untuk perangkat desa, BPD,RT,RW, dan danton linmas Desa Wedi.

Heru Purnomo selaku kades Wedi mengatakan pada awak media suara bangsa, didesa Wedi ada 21 RT , 2 RW. Mulai hari ini telah menikmati sepeda listrik seperti RT desa sembung. Dan kepala desa membenarkan konsepnya meniru konsep yang dilakukan oleh Pemdes Sembung.

Baca Juga:  Kehabisan Stok Oksigen, Pasien Kepulauan Arjasa Gagal Dirujuk ke RSUD Sumenep

“Kita ambil 32 sepeda listrik dan bagi perangkat desa yang mau saja,” ungkapnya.

Saat disingung terkait sumber anggaran, kepala desa yang belum genap satu periode tersebut menjelaskan, pembelian sepeda listrik tersebut adalah potongan gaji mereka, gaji RT dan RW di desa ada yang bersumber dari APBDes dan bersumber dari APBD.

Gaji RT dari APBDes sekitar 150 ribu perbulan ya di tambah dari APBD (pemkab:red) 150 ribu, tiap bulan kurang lebih 300 ribu, dan dalam pengajuan tersebut diserah kan ke Bank Perkreditan rakyat daerah Bojonegoro, dengan jaminan Surat keputusan (SK) dan rekomendasi dari pihak kepala desa sebagai jaminan, dengan cara potong gaji.

Baca Juga:  Dua Anggota BNNK Sumenep Digerebek Polres Pamekasan, Begini Penjelasan Kepala BNNK Sumenep

“Jadi sepeda tersebut yang membelikan adalah pihak bank dengan jaminan SK RT dan mereka perangkat mau pun BPD sebagai jaminan di Bank,yang dengan sistim potong gaji,” jelasnya.

Berita Terkait

Penandatanganan Pakta Integritas Anti Korupsi; Komitmen Pemkab Sampang Wujudkan Pemerintahan yang Bersih
Bumdes Ngringinrejo Bojonegoro Menjual Aneka Olahan Blimbing dan Jambu Kristal di Pekan Batik
Perahu Ditemukan Tanpa Awak, Seorang Nelayan Diduga Tenggelam di Laut Pecemengan Banyuwangi
Winda KDI Gagal Tampil Acara Soft Launching Pilbup Pamekasan 2024, Ini Alasannya
Petani dan Pedagang Tembakau Madura Melakukan RDPU bersama DPR RI
Samsat Sampang Manjakan Masyarakat dengan Layanan Antar Gratis Perpanjangan Pajak Kendaraan
Begini Cara PSHT Ranting Rayon Sekretariat Baureno dalam memperingati Harkitnas, jelang Pengesahan
Film ‘Guru Tugas’ Madura Bikin Geger, Polda Jatim Turun Tangan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:20 WIB

Polsek Kapas Bojonegoro Beri Bantuan 10 Sak Semen ke Masjid Jamik Desa Sambiroto

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:45 WIB

Kapolda Jatim Letakkan Batu Pertama Pembangunan RS Bhayangkara Pamekasan

Selasa, 14 Mei 2024 - 21:17 WIB

Dua Pejabat Utama Polres Pamekasan Dimutasi

Selasa, 14 Mei 2024 - 20:43 WIB

Kapolres Bojonegoro Ingatkan Anggotanya Agar Netral di Pilkada 2024

Minggu, 5 Mei 2024 - 16:11 WIB

Jelang Kelulusan Sekolah, Kapolres Bojonegoro Imbau Siswa Tidak Lakukan Hal Negatif

Selasa, 23 April 2024 - 20:35 WIB

Personil Gabungan Satlantas Polres Pamekasan Lakukan Penertiban Knalpot Brong

Minggu, 21 April 2024 - 20:21 WIB

Polsek Tlanakan Pamekasan Buru Pelaku Penganiayaan

Selasa, 9 April 2024 - 20:41 WIB

Kapolres Bojonegoro Himbau Warga untuk Takbiran di Masjid

Berita Terbaru