Dedikasi Eky Wahyudi untuk Majukan Pendidikan Pelosok Desa di Kabupaten Sampang

- Admin

Selasa, 9 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Menjadi seorang guru bukanlah hal yang mudah. Tak hanya mencerdaskan anak bangsa, guru juga memiliki peran menggantikan orang tua selama berada di sekolah.

Perjuangan guru di pelosok desa patut diapresiasi. Berbagai tantangan harus dihadapi oleh guru tanpa tanda jasa ini demi bisa memberikan pendidikan pada anak-anak desa.

Seperti yang dialami oleh Eky Wahyudi, salah satu dari sekian banyak Guru Tidak Tetap (GTT) yang mengajar di pelosok desa yang ada di Kabupaten Sampang.

Menurutnya, sejak mengabdikan diri pada 2005 lalu hingga sekarang dirinya tetap bersemangat mengajar anak-anak di SDN Pajeruan IV, Desa Pajeruan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Baca Juga:  Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri Turun Langsung ke Kediri

Ia menambahkan, jarak dari rumahnya menuju sekolah tempatnya mengajar kurang lebih sekitar 30 Km. Jika tidak musim penghujan dirinya bisa cepat sampai mengunakan sepeda motor dengan memakan waktu sekitar 1 jam. Namun tidak halnya jika musim penghujan.

“Jika di musim penghujan, saya bisa sampai ke sekolah sekitar 1,5 jam. Sebab jalan yang biasanya dilewati tak bisa lagi dilalui. Hanya beberapa kilometer saja yang bisa ditempuh pakai kendaraan, selebihnya harus dilalui dengan berjalan kaki,” cerita dia kepada suarabangsa.co.id, Selasa (09/03/2021).

Baca Juga:  Pengurus PPNI Probolinggo Resmi Dilantik

Pria kelahiran 1982 di Desa Apaan, Kecamatan Pangarengan ini mengaku selalu siap menghadapi segala rintangan selama di perjalanan. Pria bergelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) itu mengaku tetap semangat menjalani aktifitasnya.

Eky Wahyudi menyebutnya sebagai pengabdian, dengan niat ibadah membantu pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Saya merasa senang dan bangga melihat anak-anak yang semangat belajar meski sekalipun berada di daerah pelosok yang jauh dari perkotaan,” ucapnya.

Menurut Eky, selama ini tak jarang dirinya tersungkur di jalan berlumpur. Sebab kondisi jalan memang licin. Namun yang ada dibenaknya, bagaimana pelajaran hari ini bisa diberikan kepada muridnya.

Baca Juga:  Dianggap Ganggu Lalu Lintas, Odong-odong di Sampang Akan Segera Ditertibkan

“Ya walaupun honornya pas-pasan, tapi melihat anak-anak di pelosok desa menjadi pintar ada kepuasan tersendiri bagi saya. Mudah-mudahan ada salah satu murid saya besok menjadi seorang pejabat,” doanya.

Saat ditanya apa harapan Eky kepada pemerintah, Ia berharap fasilitas sekolah di pelosok bisa dilengkapi. Selain itu akses jalan menuju tempat dirinya mengajar sebagai guru bisa segera diperbaiki.

“Saya masih bermimpi bisa menjadi seorang PNS, dan berharap pemerintah bisa menjadikan kami sebagai seorang guru PNS,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru