Terganjal Rekomtek BBWS, 40 Paket Proyek Pengairan di Bojonegoro Masih Tertahan

- Admin

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pelaksanaan proyek infrastruktur pengairan di Kabupaten Bojonegoro belum sepenuhnya berjalan mulus.

Dari total 129 paket pekerjaan yang direncanakan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro pada tahun anggaran ini, sekitar 40 paket di antaranya masih tertahan lantaran terganjal proses administrasi dan izin Rekomendasi Teknis (Rekomtek) dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Hal tersebut terungkap dalam rapat kerja (hearing) antara Komisi D DPRD Bojonegoro bersama Dinas PU SDA di ruang rapat Komisi D, Senin (18/5/2026). Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Rapat yang mengevaluasi progres pelaksanaan pembangunan infrastruktur pengairan dan penanganan banjir ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi D Imam Sholikin, didampingi Wakil Ketua Sukur Priyanto, serta dihadiri anggota komisi lainnya seperti M. Suparno, Ahmad Shofiyuddin, Wawan Kurniyanto, Hendrik Afrianto, M. Anis Musthafa, dan Faisal Rozi.

Baca Juga:  Doyan 'Isap' Barang Haram, Oknum Kadus asal Gapura Ini Dibekuk di Nyabakan Timur

Sementara dari pihak Dinas PU SDA, hadir Retno Wulandari, Bungku Susilowati, Danang K., dan Radityo B.

Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Imam Sholikin, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pengairan merupakan program vital yang berdampak langsung pada pengendalian banjir, tata kelola air, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di berbagai wilayah.

Pihaknya mendesak agar kendala administratif ini segera diselesaikan mengingat besarnya anggaran yang dipertaruhkan.

“Dinas PU SDA memiliki pagu anggaran lebih dari Rp204 miliar yang tersebar dalam berbagai titik pekerjaan. Dari 129 paket yang direncanakan, baru sekitar 89 paket yang telah berjalan. Kami berharap sisa tahapan administrasi dan perizinan Rekomtek ini dapat segera tuntas agar serapan anggaran dan realisasi pembangunan di lapangan bisa maksimal,” ujar Imam Sholikin usai hearing.

Baca Juga:  Terkait Izin Toko Modern, Mantan Kadis DPMTSP Bojonegoro Yusnita Liasari Jalani Pemeriksaan di Polres

Imam menambahkan, secara teknis kondisi di lapangan sangat memungkinkan untuk dieksekusi.

Oleh karena itu, koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui BBWS perlu diperkuat agar proses birokrasi tidak menghambat garis waktu pembangunan yang sudah direncanakan demi kepentingan masyarakat.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto menambahkan, Sukur mengingatkan bahwa pengelolaan air di Bojonegoro harus dilakukan secara terintegrasi dan menyeluruh.

Fokus kedepan tidak hanya pada pembangunan fisik, melainkan mencakup normalisasi sungai, pengembangan area resapan, hingga penyusunan master plan penanganan banjir yang komprehensif untuk mengantisipasi lonjakan debit air saat musim hujan.

Baca Juga:  Anggaran Raksasa di Tengah Pemotongan Pusat, Akankah Proyek Jalan 320 Desa di Bojonegoro Hanya Jadi Formalitas?

Secara khusus, Sukur juga menyoroti kondisi kritis di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo yang membutuhkan perhatian berkelanjutan dari lintas sektoral.

“Persoalan di sepanjang DAS Bengawan Solo juga menjadi perhatian bersama. Kami mendorong agar tata kelola air semakin baik, dan diharapkan ke depan ada formulasi penanganan yang lebih komprehensif serta berkelanjutan untuk wilayah sepanjang aliran sungai tersebut,” pungkas Sukur.

Penulis : Taqim

Editor : Putri

Berita Terkait

Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:23 WIB

Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:12 WIB

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?

Berita Terbaru