Gotrade Gelar Roundtable Surabaya, Kupas Strategi Pasar AS 2026 dan Dorong Literasi Saham

- Admin

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Head of Legal Gotrade Indonesia, Andika Firnanda

i

Head of Legal Gotrade Indonesia, Andika Firnanda

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Platform investasi Gotrade menggelar The Roundtable Surabaya, forum diskusi interaktif yang menghadirkan dua analis Gotrade Indonesia, Muhammad Naufal Hammam dan Muhammad Gibran, untuk membedah market outlook 2025–2026 serta tren saham Amerika Serikat.

Acara tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Morazen Surabaya, Jumat 12 Desember 2025.
Ada 170 peserta yang mengikuti forum tersebut seluruhnya merupakan pengguna Gotrade dari berbagai kota di Jawa Timur.

Head of Legal Gotrade Indonesia, Andika Firnanda, menyebut kegiatan ini bukan sekadar seminar satu arah, tetapi dirancang sebagai ruang dialog yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan analis.

Peserta dapat menanyakan cara membaca chart, memahami katalis pasar, hingga menanggapi gejolak yang dipicu perubahan kebijakan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump.

“Kami membawa dua investment analyst untuk berinteraksi dengan user. Mereka bisa tanya langsung, termasuk bagaimana membaca chart atau menanggapi kondisi pasar ketika kebijakan Donald Trump memicu reaksi market,” ujarnya.

Dalam forum ini, para analis memaparkan bahwa sepanjang 2025 pasar saham AS menunjukkan penguatan signifikan. Per 9 Desember 2025, S&P 500 tercatat naik sekitar 16,3% secara year-to-date, sementara Nasdaq-100 melonjak sekitar 22%, didorong performa sektor teknologi dan AI. Menjelang 2026, peluang lanjutan masih terbuka pada sektor berbasis pertumbuhan, meski investor diimbau tetap waspada terhadap potensi rotasi sektor, tekanan leverage, dan arah kebijakan suku bunga The Fed.

Baca Juga:  40 Produk Wira Usaha Baru Pamekasan Warnai Penyelenggaraan MTQ yang ke XXIX Jatim

Surabaya dipilih sebagai kota pertama penyelenggaraan Roundtable karena tingginya pertumbuhan komunitas trader aktif dan meningkatnya permintaan edukasi tatap muka dari pengguna di Jawa Timur. Gotrade melihat wilayah ini sebagai salah satu basis pertumbuhan pengguna paling pesat setelah Jakarta.

“Kami ingin menyapa langsung user kami di Surabaya dan Jawa Timur. Minat terhadap edukasi finansial dan investasi global sangat kuat,” kata Andika.

Gotrade juga menekankan pentingnya edukasi terstruktur bagi investor pemula. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman produk saham dan ETF, penentuan profil risiko baik risk averse, moderat, maupun risk taker serta dasar analisis fundamental dan teknikal. Peserta diajak memahami tren pasar, katalis positif dan negatif, hingga prinsip ‘follow the flow’ untuk memetakan potensi pergerakan saham. Untuk memperdalam analisis, Gotrade menghadirkan beragam fitur pendukung, termasuk insight dari analis internasional berlisensi AS yang telah dikurasi.

Baca Juga:  Niat Mengais Rezeki di Area CFD Alun-Alun Bojonegoro, Lapak PKL Terlibat Kericuhan Dengan Petugas

“Ini bukan saran beli atau jual, tetapi insight profesional agar user bisa melihat potensi sebuah saham,” jelas Andika.

Selain itu, Gotrade menyediakan fitur premium Gotrade Ultra, yang menawarkan charting teknikal lebih lengkap bagi pengguna yang ingin menganalisis saham secara lebih mendalam.

Di tengah berkembangnya minat investasi, Andika mengingatkan sejumlah kesalahan umum yang sering dilakukan investor pemula, terutama FOMO atau membeli saham hanya karena ramai dibicarakan. Ia mencontohkan fenomena pembelian saham Nvidia tanpa memperhatikan fundamental atau teknikal yang membuat sebagian investor terjebak di harga puncak.

“Misalnya ikut-ikutan beli Nvidia padahal tidak melihat fundamental atau teknikal. Akhirnya nyangkut di pucuk,” katanya.

Ia menegaskan tiga prinsip yang harus dipegang investor: jangan FOMO, kenali profil risiko, dan gunakan uang dingin agar tidak terjebak pada keputusan impulsif. Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan berkedok platform investasi atau influencer.

Baca Juga:  Gelar Dialog, Menaker Bersama Unusa Surabaya Persiapkan Anak Muda Masuki Dunia Kerja

“Kalau ragu, cek langsung ke platform resminya. Jangan sampai rugi karena ulah scammer,” pungkasnya.

Peserta Roundtable Surabaya juga mendapat rekaman materi edukasi yang akan dibagikan kembali melalui kanal media sosial Gotrade. Acara ini turut menghadirkan sesi tanya jawab, diskusi kasus, hingga lucky draw untuk meningkatkan interaksi peserta. Seluruh informasi yang dibagikan tetap bersifat edukatif tanpa mengandung rekomendasi investasi yang dipersonalisasi. Keputusan investasi, tegas Gotrade, berada sepenuhnya pada pengguna.

Gotrade menegaskan komitmennya untuk memperluas ekosistem edukasi finansial berbasis komunitas di Indonesia. Dengan dinamika pasar global yang semakin kompleks dan peluang yang terus berkembang menjelang 2026, Gotrade melihat literasi sebagai fondasi penting agar trader Indonesia dapat menavigasi siklus pasar dengan lebih percaya diri dan mampu memanfaatkan momentum secara tepat.

Penulis : Muji

Editor : Putri

Berita Terkait

EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur
Bupati Bojonegoro Sentil Bea Cukai, Terkait Rokok Ilegal
Niat Mengais Rezeki di Area CFD Alun-Alun Bojonegoro, Lapak PKL Terlibat Kericuhan Dengan Petugas
54 Tahun Bluebird Tumbuh Bersama Indonesia, Kelola Layanan Mobilitas di 22 Kota
Tak Sekadar Pameran Otomotif, IIMS Surabaya 2026 Hadirkan Sport Entertainment
Harapan Ketua DPRD Bojonegoro terkait KDMP yang Diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto
Koperasi Desa Merah Putih di 85 titik di Bojonegorodari 396 Titik Diresmikan
Taro Ramaikan Kampung Ramadan di Jombang, Ajak Keluarga Berpetualang dalam Kebaikan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB