LAMONGAN, SUARABANGSA.co.id – SMKS PGRI Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar pameran karya siswa bidang keahlian Seni dan Industri Kreatif, khususnya Jurusan Tata Busana, tahun 2025. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan hasil karya kerajinan berbahan kain perca sekaligus melatih jiwa kewirausahaan sejak dini.
Kepala Jurusan Tata Busana SMKS PGRI Sukodadi yang juga Ketua Panitia, Yusfina Nurfitriah, mengatakan pameran tersebut bertujuan memperkenalkan hasil karya siswa kepada masyarakat luas serta membekali mereka dengan pengalaman berwirausaha.
“Tujuan utama kegiatan ini agar hasil karya siswa, khususnya dari jurusan tata busana yang berkaitan dengan menjahit dan mengolah kain perca, bisa dikenal publik. Selain itu, kami ingin melatih siswa agar memiliki jiwa wirausaha,” ujar Yusfina, Selasa (17/12/2025).
Dalam pameran tersebut, seluruh produk yang ditampilkan merupakan hasil karya siswi Jurusan Tata Busana SMKS PGRI Sukodadi. Beragam produk dipamerkan, mulai dari pakaian, tas, dompet, hingga tempat pensil.
“Produknya bermacam-macam, ada baju, tas, dompet, dan tempat pensil. Semuanya buatan siswi jurusan tata busana,” katanya.
Yusfina menjelaskan, proses pembuatan produk tidak hanya melibatkan siswa jurusan tata busana, tetapi juga dikombinasikan dengan kegiatan ekstrakurikuler menjahit. Jurusan Tata Busana sendiri baru memasuki angkatan pertama dan telah berjalan selama enam bulan.
“Sejak awal masuk sekolah, siswa sudah kami latih untuk berkreasi, khususnya mengolah bahan sisa yang sekiranya tidak terpakai agar memiliki nilai jual dan bisa menghasilkan uang,” ujarnya.
Produk-produk hasil karya siswa tersebut juga telah mulai dipasarkan secara digital melalui marketplace, termasuk media sosial TikTok. Antusiasme pembeli pun cukup tinggi.
“Alhamdulillah, hari ini saja sudah terjual sekitar 15 produk, padahal pameran baru dibuka,” kata Yusfina.
Pameran ini secara resmi dibuka oleh Ketua PGRI setempat, Adi, dan terbuka bagi tamu undangan maupun masyarakat yang ingin melihat serta membeli produk. Kegiatan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.
Ke depan, pihak sekolah berencana menjadikan pameran ini sebagai agenda tahunan. Selain itu, karya siswa juga akan diikutsertakan dalam pameran pendidikan di tingkat kabupaten.
“Insyaallah kegiatan seperti ini akan kami laksanakan setiap tahun dan juga kami ikutkan dalam pameran pendidikan tingkat Kabupaten Lamongan,” ujar Yusfina.
Melalui pameran tersebut, Yusfina berharap siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan keterampilan dan berani berwirausaha di masa depan.
“Harapannya, pameran ini bisa memotivasi siswa agar memiliki semangat berwirausaha dan percaya diri dengan karya mereka sendiri,” pungkasnya.
Saat ini, jumlah siswi Jurusan Tata Busana SMKS PGRI Sukodadi tercatat sebanyak 13 orang, ditambah 12 siswi dari kegiatan ekstrakurikuler, sehingga total peserta yang terlibat dalam pameran mencapai 25 siswi.
Penulis : Muji
Editor : Putri

















