Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

- Admin

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mendampingi Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita dalam kunjungan kerja meninjau kesiapan peluncuran serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei mendatang, Selasa 12/05/2026. Bojonegoro Provinsi Jawa timur.

Usai melakukan kunjungan di Kabupaten Nganjuk, Wakil Panglima TNI bersama rombongan meninjau langsung lokasi KDKMP di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa, Pangdam V/Brawijaya, Irjen TNI, Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, Bupati Blora beserta jajaran, Komandan Kodim 0721 Blora, Komandan Kodim 0812 Lamongan, serta jajaran Kodim 0813 Bojonegoro.

Dalam peninjauan fisik gerai dan gudang koperasi, Jenderal Tandyo memberikan apresiasi atas progres pembangunan KDKMP di Bojonegoro dan Lamongan yang dinilai menunjukkan kesiapan signifikan.

Berdasarkan paparan Kodim 0813 Bojonegoro, progres pembangunan KDKMP di Bojonegoro telah menjangkau 396 titik dari target 430 desa atau mencapai 92,9 persen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 160 titik telah rampung 100 persen.

Untuk tahap launching pada 16 Mei mendatang, Bojonegoro siap mengoperasikan 85 gerai di 22 kecamatan. Penentuan titik operasional mempertimbangkan daya beli masyarakat, ketersediaan infrastruktur pendukung, serta tingkat risiko bencana yang rendah.

Baca Juga:  Tragedi Napis dan Ironi Rp3,6 Triliun: Menagih Nyali di Balik Janji 'Siswa Top'

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menyampaikan bahwa koperasi ini tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga motor penggerak ekonomi desa.

“Koperasi ini tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga menjadi motor penggerak potensi lokal. Strategi kami yaitu berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti UMKM lokal untuk memasok produk unggulan. BUMD Pangan akan mengintegrasikan informasi komoditas pangan seperti padi, jagung, dan kedelai, dan KDKMP berkomitmen menyerap hasil tani masyarakat dengan harga kompetitif,” jelasnya.

Dalam peninjauan fisik gerai dan gudang koperasi, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo memberikan apresiasi atas progres pembangunan KDKMP di Bojonegoro dan Lamongan yang dinilai menunjukkan kesiapan signifikan. Ia menegaskan pentingnya memastikan kesiapan operasional di lapangan agar tidak terjadi kendala distribusi maupun teknis saat peluncuran nanti.

“Orientasi kita adalah memastikan tidak ada kendala teknis saat operasional. Jika ada kendala distribusi, misalnya dari Bulog, kami akan bantu dorong dari pusat agar sinergi antara pelaksana di bawah dan kebijakan di atas berjalan selaras,” tegas Jenderal Tandyo.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Tuna Wisma

Ia juga menyampaikan bahwa selama tiga tahun ke depan, KDKMP akan menggunakan sistem manajemen komando untuk menjaga stabilitas bisnis sebelum nantinya dikelola secara mandiri.

Terkait inovasi pengolahan sampah, pihaknya mengapresiasi langkah tersebut dengan catatan lokasi pengolahan harus diperhitungkan secara matang agar tidak menimbulkan dampak lingkungan baru bagi masyarakat sekitar.

Setiap unit KDKMP nantinya akan dikelola oleh 18 personel yang terdiri dari satu manajer, empat tenaga ahli pangan, dan 13 personel lokal yang telah mendapatkan peningkatan kapasitas melalui Asosiasi KDKMP.

Ditegaskan pula bahwa, KDKMP akan menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat, rumah bagi produk UMKM desa, sekaligus penghubung ekonomi desa dengan pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital dan e-commerce.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan dukungan penuh terhadap program strategis nasional tersebut. Selain memaksimalkan potensi desa, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola koperasi melalui pelatihan dan pendampingan operasional.

“Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat desa untuk menyalurkan produk unggulan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati.

Baca Juga:  Senin Besok, Diprediksi Puncak Arus Balik di Bojonegoro

Dalam kesempatan itu, Direktur PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan bahwa pembangunan gerai koperasi merupakan bagian dari percepatan pembangunan nasional yang telah didukung regulasi dan pengalokasian anggaran khusus.

Pemerintah daerah diminta segera menyiapkan lahan dan mempercepat pembangunan fisik agar operasional koperasi dapat segera berjalan optimal.

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa KDKMP juga diarahkan menjadi off-taker produk unggulan desa. Setiap daerah didorong melakukan pemetaan potensi lokal agar koperasi mampu menyerap dan memasarkan produk masyarakat secara maksimal.

“Ke depan, koperasi juga akan didorong memanfaatkan sistem digital dan layanan berbasis aplikasi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperluas akses pemasaran produk desa,” tegasnya.

Pemerintah juga memastikan tenaga kerja pengelola gerai koperasi diprioritaskan berasal dari desa setempat guna membuka lapangan pekerjaan baru dan menciptakan pemerataan ekonomi di pedesaan.

Melalui percepatan operasional KDKMP, pemerintah berharap tercipta ekosistem ekonomi desa yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:47 WIB

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:32 WIB

Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:42 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Rekrutmen Pegawai BLUD

Rabu, 24 Desember 2025 - 16:31 WIB

Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:50 WIB

Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Selasa, 15 Juli 2025 - 07:49 WIB

Pembebasan Lahan Habiskan Anggaran 16,5 M, Nasib RS Onkologi Bojonegoro Tidak Jelas

Minggu, 13 Juli 2025 - 07:29 WIB

Kronologi Awal Munculnya RS Onkologi Bojonegoro

Sabtu, 12 Juli 2025 - 21:09 WIB

Soal RS Onkologi, Mantan Kepala Dinkes Bojonegoro Mulai Angkat Bicara

Berita Terbaru